Kesal DIbilang Miskin, Warga Kerek Ini Bacok Tetangga Sampai jarinya Terputus Dan Meninggal

817

Berita Tuban – Wasman Warga Tenggel Wetan, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban sudah tak sangguo menahan emosi dan gelap mata membacok tetangganya bernama Kasmu Hingga Tewas, Karena kerap di hina miskin.

Peristiwa itu bermula saat pelaku yang hendak berangkat ke sawah, lalu dipinggil korban untuk duduk di warung kopi. Sesampai di warung, pelaku malah dijadikan bahan bully atau perundungan. Semula, tersangka Wasman sudah memperingatkan agar tak melanjutkan ejekan kepada dirinya.

Namun saat diperingatkan, korban malah membantah dan berkata-kata kasar. Hal itu membuat Waspan naik pitam, lalu secara spontan membacok Kasmu dengan sabit yang dibawa khusus untuk keperluan bertani di sawah. Akibat dari bacokan, korban mengalami luka yang serius.

Korban dibacok oleh tersangka sebanyak dua kali. Bacokan pertama mengenai bagian leher dan mengakibatkan tulang leher tembus hingga tulang rahang patah. Sedang bacokan kedua mengenai tangan kiri mengakibatkan tiga jari putus.

Kapolres Tuban AKBP Darman mengatakan, sudah mengamankan pelaku pembacokan. Pelaku diamankan di rumahnya dengan barang bukti senjata tajam yang digunakan tersangka. Disinyalir pembacokan terjadi karena tersangka merasa diremehkan oleh korban.

Baca Juga  Pasangan Muda Di Tuban Ini Manfaatkan Lampu Taman Yang Dimatikan Untuk Bermesraan

“Pelaku emosi karena sering dihina. Mungkin kali ini emosinya tidak bisa dibendung lagi sehingga pelaku menganiaya korban hingga tewas,” katanya, Sabtu (11/9/2021).

Kepada polisi, pelaku mengaku tidak punya niatan membunuh korban yang merupakan tetangganya sekaligus teman ngopi. Aksi tersebut dilakukan pelaku secara spontan karena tidak terima dengan olokan korban.

“Pelaku mengaku sering diolok korban, seperti “koe iki kere mosok isok gae omah” (kamu ini miskin mana mungkin bisa bikin rumah),” kata Kapolres menirukan pengakuan pelaku.

Baca Juga  Akses Jembatan Glendeng Ditutup Total, Pengendara Roda Dua atau Lebih Dianjurkan Cari Jalur Alternatif Lain

Kendati demikian, pihaknya tidak bisa membenarkan alasan pelaku sampai menghabisi nyawa korban. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersangka akan dijerat dengan Pasal 338 Jo 351 Ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama 15 Tahun.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More