Damkar Bojonegoro, Bantu Lepas Gerendel Yang Tersangkut di Jari Bocah Asal Senori, Tuban

17

BOJONEGORO (RAKYATNESIA.COM) – Bermain membuat petaka bagi bocah di Wilayah Keamatan Senori, Kabupaten Tuban, Jawa timur ini. Pasalnya, jari tangannya dimasukkan gerendel pagar besi Masjid Ar-Rosyid, yang tak bisa ditarik atau dikeluarkan lagi.

Adalah Muhammad Isamudin, putra dari Ahmad Sanep yang tinggal di Desa Sendang, Kecamatan Senori, Tuban. Jari tengah bocah yang baru duduk di Klas 1 SD itu, tersangkut di lubang gerendel pagar besi tersebut, Kamis (27/8/2020) sekira pukul 15:00 WIB.

Peristiwa itu terjadi, saat Muhammad Isamudin mengaji di Masjid Ar Rosyid yang ada di desanya itu. Sebelum mengaji dimulai, dia bermain-main dengan gerendel paar besi masjid tempat dia menimba ilmu agama itu.

“Saat jarinya masuk digerendel itu, dia sudah berusaha menarik, namun jarinya sudah tak bisa ditarik lagi. Karena semakin ditarik dia semakin merasa kesakitan dan menangis,” ungkap Sanep.

Selanjutnya, oleh Sanep gerendel itu digergaji. Setelah itu, baru dipikirkan bagaimana bisa melepaskan gerendel itu dari jari anaknya yang baru berusia 7 tahun itu.

Masih menurut Sanep, anaknya dibawa ke bidan desa setempat, naumn gerendel itu pun juga belum bisa dilepas.

Kemudian, Sanep menghubungi petugas Damkar Bojonegoro untuk membantu melepaskan gerendel yang ada di jari tengah anaknya itu.

“Iya, benar. Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bojonegoro, dimintai tolong oleh Ahmad Sanep untuk melepaskan gerendel yang tersangkut di jari anaknya yang bernama Muhammad Isamudin,” demikian dikatakan Kabid pengendalian kebakaran Damkar Bojonegoro Sukirno, Jum’at (28/8/2020).

Guna menindaklanjuti permintaan bantuan tersebut, Personil Damkar Bojonegoro dengan Ahmad Sanep dan anaknya Muhammad Ismudn, di Kecamatan Malo, Bojonegoro, Jum’at (28/8/2020) sekira pukul 08:45 WIB.

Lanjut Mas Kirno – demikian, Kabid pengendalian kebakaran Damkar Bojonegoro Sukirno, akrab disapa – setelah bertemu langsung lakukan proses pelepasan jari dengan pemotongan besi gerendel dengan menggunakan gergaji elektrik kecil.

“Saat proses pelepasan, kami hibur si anak dengan memberikan ice cream dan dia bisa menonton YouTube kartun kesukaannya, hingga gerendel tersebut berhasil lepas dari jari Muhammad Isamudin itu,” Kata Mas Kirno menegaskan.

Perlu diketahui, proses pelepasan gerendel itu berhasil diselesaikan sekitar  pukul 11:25 WIB. Tanpa meninggalkan luka di tangan bacah tersebut.

**(Kis/Red).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More