Rumah Warga Miskin Milik Mbah Suranti di Kadungrejo, Baureno Ini, Nyaris Ambruk, Tapi Belum Pernah Dapat Rehab

15

BOJONEGORO (RAKYATNESIA.COM) – Di saat pemerintah gencar memperhatikan keluarga miskin (gakin) dengan berbagai bantuan, termasuk rehab atau bedah rumah. Namun, di Dusun Karanglo, RT 020, RW 009, Desa Kadungrejo, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, ada rumah yang belum memperoleh rehab hingga saat ini dan rumahnya sudah rusak berat dan nyaris ambruk.

Adalah rumah milik Mbah Suranti (81) yang hidup bersama anak lelakinya bernama Ngadimin (40) hingga saat ini belum pernah memperoleh rehab rumah dari pemerintah.

2 (dua) Rumah utama dan rumah dapur yang keduanya terbuat dari bambu termasuk dindingnya juga berasal anyaman bambu dengan lantai masih dari tanah liat itu, sudah berkali-kali didata dan difoto oleh perangkat desa setempat dan berbagai pihak atau instansi, namun  hingga kini belum pernah tersentuh oleh program baik dari pemerintah maupun swasta.

Rumah Warga Miskin Milik Mbah Suranti di Kadungrejo, Baureno Ini, Nyaris Ambruk, Tapi Belum Pernah Dapat Rehab 1
Mbah Suranti saat berada di rumahnya yang rusak berat dan belum pernah dapat rehab yang berada di Dusun Karanglo Desa Kadungrejo, RT 0120, RW 009, Kecamatan Baureno, Bojonegoro, Senin (24/8/2020).

“Sudah berkali-kali didata dan didatangi juga difoto-foto, tapi sampai saat ini belum dapat rehab mas,” ujar Ngadimin, Senin (24/8/2020).

Mbah Suranti sudah renta dan pikun, jika ada tamu di rumahnya dia malah ketakutan, takut jika ada sesuatu yang menimpa anaknya atau keuarganya. Bahkan, saat hendak dimintai keterangan dia malah menghindar dan masuk ke rumah dapur.

Anaknya yang bernama Ngadimin itu, yang memberikan jawaban saat didatangi Tim DPD JPKP (Jaringan Pendamping Kebijakan dan Pembangunan) Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, yakni, Ketua Sukisno dan Dewan Pembina Mardani serta Relawan dari Group WA Info Hartono.

Ngadimin yang bekerja sebagai buruh tani dan pekerja serabutan itu, merasa tak mampu untuk memperbaiki rumahnya yang nyaris ambruk itu. Sehingga, harus ada uluran tangan dari pemerintah desa atau Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro untuk merehab rumah Mbah Suranti ini.

Kondisi atap rumah Mbah Suranti yang belum pernah dapat rehab yang berada di Dusun Karanglo Desa Kadungrejo, RT 0120, RW 009, Kecamatan Baureno, Bojonegoro, Senin (24/8/2020).

Ketua DPD JPKP Bojonegoro Sukisno yang turun langsung ke lapangan, merasa prihatin dengan kondisi rumah milik Mbah Suranti yang sudah dalam kondisi darurat dan harus segera ditangani itu.

“Kondisi rumah Mbah Suranti sudah rapuh dan nyaris ambruk, atapnya juga bisa ambrol sewaktu-waktu. Harus ada penanganan cepat untuk melakukan rehab, sebab ini sudah dalam kondisi darurat,” ungkap Sukisno yang juga akrab disapa Lek Kis itu.

Masih menurut Sukisno yang sehari-hari aktif sebagai Pemimpin redaksi (Pemred) Media Siber rakyatnesia.com ini menambahkan, Pemerintah Desa Kadugrejo atau dinas dan instansi terkait harus segera memugar rumah Mbah Suranti, sebab jika tidak segera ditangani akan ambruk sebelum dilakukan rehab.

“Rumah tersebut dihuni oleh Mbah Suranti dan anaknya Ngadimin. Ada 2 nyawa di dalam rumah yang jika sewaktu-waktu rumah itu ambruk maka ada 2 nyawa yang terancam bahaya. Ini hars menjadi skala prioritas untuk segera dikerjakan rehabnya,” kata Lek Kis menegaskan.

Sementaa itu, Kepala Desa Kadungrejo Bambang Suwanto saat dikonfirmasi via akun Whatshapp (WA) membenarkan adanya rumah Suranti rusak berat dan perlu segera direhab.

Saat dikonfirmasi tentang rumahnya Bu Suranti yang rusak berat dan harus sgera direhab. Ditanyakan tentang tanggapan pihak Pemerintah desa Kadugrejo, jawabnya singkat “nggeh bapak”.

Ketika dijelaskan tentang kondisi rumah Bu Suranti yang videonya sudah diunggah di media social (medsos), pria yang akrab disapa Mas Bambang itu malah tak menjawabnya.

**(Team/Red).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More