20 Daftar Permainan Jaman Dulu Tradisional Asik, Siapa Berani Coba ?

42

Hiburan, RakyatnesiaPermainan jaman dulu memang sudah jarang sekali di temukan di era modern Indonesia sekarang ini. Padahal permainan anak jaman dulu itu tergolong unik dan tidak ditemukan di banyak negara lain. Bisa jadi kita golongkan pada kebudayaan asli Indonesia.

Permainan Jaman Dahulu sangat akrab dengan permainan fisik atau gerak. Tidak seperti permainan modern sekarang yang hanya ada di depan HP aja jarang gerak, apalagi di masa pandemi Covid-19 anak – anak jarang sekali bertemu dengan teman – teman.

bermain sendiri merupakan kegiatan yang menyenangkan bahkan saya yang sudah berusia 30an lebih ini masih suka bermain jenis mainan jaman dahulu.

Satu lagi nih keunggulan permainann jaman dahulu adalah membuat badan atau fisik anak lebih bagus bisa melatih emosi serta melatih ketangkasan anak.

Penasaran Dengan Jenis mainan Anak Jaman dulu, simak nih permainan seru jaman 90an buat anak – anak yang membuat kamu pengen mengulangnya lagi.

Jenis Permainan Tradisional Anak Jaman Dulu Yang Seru Abis

Petak Umpet

Permainan zaman dahulu yang tidak kalah asyik adalah bermain petak umpet. Permainan ini dahulu sangat digemari anak-anak karena bisa dimainkan lebih dua orang. Cara bermainnya juga mudah dan tidak memerlukan alat khusus. Anak-anak cukup memiliki skill berlari yang kencang dan handal dalam bersembunyi.

Cara bermainnya adalah cukup menunjuk satu anak sebagai penjaga, lalu pemain yang lainnya harus bersembunyi. Agar adil untuk memilih siapa yang bertugas sebagai penjaga, biasanya anak-anak akan memilihnya dengan cara hompimpa, setelah itu baru si penjaga menutup matanya dan menghitung dari satu sampai sepuluh, setelah hitungan selesai maka si penjaga akan mencari pemain yang lain yang sudah bersembunyi dan ditangkap satu per satu.

Pelajaran berharga dari permainan ini adalah agar anak-anak memiliki kemampuan yang teliti, mengatur strategi dan bersosialisasi.

Bola Bekel

Permainan zaman dahulu yang tidak kalah menarik ialah bola bekel. Permainan ini terdiri dari satu bola bekel dengan ukuran besar atau kecil dan enam biji bekel. Cara memainkannya adalah dengan menyusun enam biji bekel tersebut dalam posisi berdiri. Kemudian pantulkan bola bekel ke lantai.

Sebelum bola bekel menyentuh lantai lagi, maka si anak harus mengambil satu biji bekel untuk digenggam di tangan. Lakukan secara berulang sampai semua biji bekel terambil. Jika ada satu saja biji bekel yang tidak terambil atau terjatuh dari genggaman maka permainannya harus diulang lagi dari awal.

Ketika bola bekel memantul lebih dari satu kali, maka anak yang memainkannya tersebut juga dianggap kalah lho. Permainan bola bekel ini cukup memberikan tantangan dan melatih ketangkasan untuk anak-anak. Biasanya permainan ini dimainkan anak-anak perempuan, namun ada juga anak laki-laki yang bermain permainan ini.

Lompat Tali

Permainan anak yang tidak boleh terlupakan selanjutnya adalah lompat tali. Tali yang digunakan biasanya menggunakan karet yang disambung satu per satu sehingga menjadi rangkaian yang panjang.

Dibutuhkan kelenturan dan kegesitan tubuh yang ekstra untuk melompati beberapa level rangkaian karet tersebut. Permainan ini bisa dimainkan anak laki-laki maupun perempuan dengan melibatkan minimal tiga orang. Semakin banyak pemain semakin seru.

Ular Naga Panjang

Permainan ular naga panjang semakin asyik jika bermainnya ramai-ramai. Biasanya pemain akan memilih tempat yang lapang dan dimainkan oleh lebih tujuh orang untuk bermain permainan satu ini.

Cara bermain permainan ini adalah dengan memilih dua orang sebagai penjaga dan dipilih secara hompimpa, kemudian dua penjaga yang sudah ditentukan tersebut menyatukan kedua tangannya ke atas membentuk lorong, anak-anak yang lain harus berbaris dan meletakkan tangan di pundak tangan yang ada di depannya.

Baca Juga  Sinopsis Dan Preview Mad Max: Fury Road Jadwal Trans TV Malam ini

Setelah itu, melingkar melewati si penjaga yang membentuk lorong tadi sambil menyanyikan lagu ular naga panjangnya sampai selesai.

Ketika lagu yang dinyanyikan selesai, maka seorang anak yang terjebak dalam tangan penjaga lorong harus menentukan pilihan akan bergabung dengan tim A atau tim B. tim yang jumlah anggotanya lebih sedikit bertugas menangkap tim lawan. Ada juga yang memiliki aturan, jika ada yang terjebak di tangan penjaga lorong maka si anak harus keluar dari barisan. Setiap daerah memiliki aturan tersendiri.

Kelereng

Kelereng atau yang dikenal dengan sebutan gundu memiliki bentuk seperti kaca bening dan memiliki motif serta warna yang beragam identik dimainkan oleh anak laki-laki. Permainan ini cukup mudah dimainkan namun perlu kehati-hatian, karena dikhawatirkan akan tertelan oleh anak di bawah umur.

Permainan kelereng umumnya dimainkan di tanah yang lapang atau lantai yang luas. Cara memainkannya juga cukup mudah, kamu hanya perlu menjentikkan kelereng milikmu ke arah kelereng lawan. Jika ada kelereng lawan yang kena jentik dengan kelerengmu, maka kelereng tersebut menjadi milik kamu.

Siapa saja yang bisa menjentikkan kelerengnya ke arah lawan dengan tepat sasaran maka dia pemenangnya. Permainan ini bisa dimainkan minimal dua orang, tapi semakin ramai semakin asyik.

Bongkar Pasang

Permainan satu ini, banyak disukai anak perempuan karena bentuknya yang bermacam-macam dan lucu seperti kartun-kartun untuk dipasangkan. Biasanya terdapat gambar boneka barbie.

Permainan ini membutuhkan modal untuk membelinya. Anak-anak akan membelinya di pedagang mainan keliling atau yang biasa mangkal di sekolahnya. Permainan bongkar pasang ini memiliki manfaat untuk mengasah kreatifitas anak.

Layang-layang

Bermain layang-layang juga menjadi hal yang mengasyikkan lho untuk anak-anak. Untuk memainkan permainan satu ini, anak-anak perlu lahan yang luas atau lapang, atau bisa juga di pantai.

Permainan ini terbuat dari kertas dan kerangka kayu tipis kemudian dikaitkan dengan senar agar bisa diterbangkan ke udara. Para pembuatnya bisa membuat bentuk apa saja seperti burung, kupu-kupu, atau bentuk lain sesuai permintaan pembeli dengan ukuran yang variatif, dari ukuran kecil hingga raksasa.

Layang-layang bisa terbang tinggi jika kondisi angin stabil. Permainan ini lebih asyik jika dimainkan ramai-ramai untuk melihat layang-layang siapa yang terbang lebih tinggi.

Congklak

Permainan yang wajib anak-anak coba berikutnya adalah congklak. Permainan yang menggunakan biji kerang atau batu-batu kecil dengan papan lubang ini hanya bisa dimainkan oleh dua anak saja dan biasanya dimainkan anak perempuan. Papan congklak ini memiliki 16 lubang dengan isian 98 buah biji-bijian atau batu-batu kecil.

Permainan ini dimulai dengan suit untuk menentukan siapa yang bermain terlebih dahulu. Jika ada yang menang maka pemain harus mengambil semua biji dari salah satu lubang dan biji tersebut diisi satu per satu ke lubang papan congklak hingga biji habis dan setelah itu mengambil lagi semua biji dari tempat terakhir biji diletakkan.

Begitu seterusnya hingga siapa yang mendapat biji paling banyak maka ia yang menang. Permainan ini memberikan keuntungan bagi anak-anak untuk belajar berhitung dan bersosialisasi. Anak-anak juga bisa memainkannya di rumah masing-masing tanpa harus keluar rumah.

Senapan Bambu

Permainan ini biasanya dimainkan anak laki-laki. Saat ini sudah jarang ditemui anak-anak yang bermain senapan bambu atau biasa dikenal dengan sebutan pletokan. Mainan ini terbuat dari bambu kecil yang kuat dan bambu yang dipilih jangan yang gampang pecah.

Kemudian bambu dibagi menjadi dua dan untuk membuat peluru bisa menggunakan kertas bekas atau koran yang dibasahi kemudian dibuat bulatan-bulatan kecil.

Baca Juga  Polisi Tangkap Coki pardede Karena Kasus Narkoba

Peluru dibuat menggunakan kertas yang dibasahi dengan tujuan agar tidak sakit jika mengenai lawan. Anak-anak biasanya memainkan ini untuk bermain perang-perangan atau bisa ditembakkan ke lahan kosong. Wah, pasti asyik ya bermain ini ramai-ramai.

Egrang

Permainan ini bisa dibilang tidak mudah memainkannya karena butuh keseimbangan, apalagi untuk anak-anak yang baru belajar menggunakannya. Egrang terbuat dari dua galah atau tongkat dengan pijakan yang telah dibuat di bambu tersebut untuk tumpuan kaki.

Kemudian kaki naik di atas pijakan yang telah dibuat dan mulailah melangkah. Usahakan jangan sampai terjatuh, karena kalua terjatuh kamu akan mendapatkan hukuman. Nah, untuk yang baru belajar bermain egrang, sangat perlu kehati-hatian untuk memulainya atau bisa juga minta bimbingan ke teman yang lebih ahli. Permainan ini lebih asyik jika dimainkan ramai-ramai baik laki-laki maupun perempuan.

Engklek

Engklek atau yang biasa dikenal dengan sebutan kotak sembilan merupakan permainan zaman dahulu yang tidak memerlukan properti yang sulit, hanya memerlukan pecahan genting tanah liat saja. Atau bisa juga menggantinya dengan uang koin.

Sebelum memulai permainan, buatlah garis kotak yang berjumlah sembilan di tanah yang rata. Setelah tergambar kotak sembilan, maka pecahan genting tanah liat atau uang koin tadi dilemparkan ke kotak tersebut.

Kemudian kamu harus melompat sampai kotak yang terdapat pecahan genting tanah liat atau koin tadi dengan satu kaki. Tentu permainan ini membutuhkan keseimbangan tubuh untuk melompat agar kaki yang satunya tidak menyentuh tanah.

Pemain yang jatuh atau terpeleset maka harus mengulangnya dari awal. Permainan ini bisa dimainkan anak laki-laki maupun perempuan dengan minimal dua orang. Semakin banyak yang ikut bermain semakin asyik, akan tetapi karena permainan ini dimainkan secara bergiliran maka antrian bermain semakin lama.

Ketapel

Wah, siapa nih anak laki-laki Bunda yang suka main ketapel? Permainan ini memang mayoritas dimainkan laki-laki. Mainan ini terbuat dari tiga komponen, yaitu: gagang, alas, dan karet. Gagang ketapel terbuat dari bahan kayu bercabang, biasanya mirip huruf “Y”. kemudian karet pegas atau bisa juga karet gelang dirangkai sedemikian rupa dengan alas agar berguna untuk menempatkan batu atau kerikil untuk dilontarkan.

Permainan ini memberikan keseruan sendiri pada anak-anak. Biasanya anak-anak akan menembakkan peluru buatan atau kerikil untuk menembak sasaran tertentu seperti burung yang sedang membuat sangkar di pohon.

https://www.youtube.com/watch?v=vQyNZxX1C10

Gasing

Permainan yang tidak kalah menarik selanjutnya adalah gasing. Anak-anak bisa memainkan gasing ketika jam istirahat sekolah atau sepulang sekolah. Untuk beradu permainan ini anak-anak bisa memainkannya di tanah yang lapang.

Gasing terbuat dari kayu atau bambu yang dimainkan dengan cara diputar menggunakan tali. Kemudian gasing dimainkan secara bersamaan untuk diadu, gasing yang berputar paling lama maka ia pemenangnya, dan sebaliknya, gasing yang paling cepat berhenti maka dia yang kalah.

Permainan gasing ini juga memberi manfaat untuk anak lho, Bun. Keterampilan tangan anak-anak Bunda akan terlatih karena terbiasa memutar gasing dengan baik. Hal ini juga meningkatkan jiwa kompetitif si buah hati serta menambah relasi dengan sesama temannya. Si buah hati bisa tumbuh menjadi pribadi yang sportif.

Balap Karung

Permainan ini biasanya dapat ditemui ketika ada perlombaan 17 Agustus. Rasanya kurang afdol kalau 17 Agustus tidak ada permainan satu ini. Permainan yang bisa dimainkan anak laki-laki maupun perempuan ini semakin seru jika dimainkan ramai-ramai. Sambil menggunakan karung goni, para pemain harus melompat-lompat untuk mencapai garis finish. Yang berhasil melewati garis finish terlebih dahulu maka ia juaranya.

Oh iya, Bun. Permainan ini juga memiliki beragam manfaat untuk anak-anak, diantaranya dapat memupuk percaya diri. Saat mengikuti lomba balap karung, buah hati Bunda akan tampil di hadapan publik untuk lompat-lompat menggunakan karung goni secepat mungkin demi mengalahkan lawan mainnya.

Baca Juga  Sinopsis Dan Preview Mad Max: Fury Road Jadwal Trans TV Malam ini

Manfaat berikutnya ialah membangun jiwa sportivitas pada si buah hati. Anak-anak harus menuntaskan perlombaan balap karung ini hingga ke garis finish dengan berusaha terus melompat. Dengan permainan ini, anak-anak menjadi tahu bahwa penting untuk menghargai proses dan hasil.

https://www.youtube.com/watch?v=qr3aOBRHr1k

Ular Tangga

Permainan ular tangga merupakan permainan papan untuk anak-anak yang bisa dimainkan dua orang atau lebih baik laki-laki maupun perempuan. Papan permainan ini dibagi dalam kotak-kotak kecil dan di beberapa kotak terdapat gambar sejumlah ular dan tangga yang menghubungkan dengan kotak-kotak lain.

Namun, seiring berkembangnya zaman, permainan ada yang membuatnya tidak kecil lagi, banyak yang membuatnya menjadi kotak-kotak raksasa sehingga bisa dimainkan juga oleh orang dewasa.

Para pemain memulai bidak di kotak pertama atau angka satu di sudut kiri bawah, dan memulainya dengan melemparkan dadu. Bidak dijalankan sesuai dengan jumlah mata dadu yang muncul.

Bila yang muncul adalah angka enam, maka pemain mendapatkan giliran main satu kali lagi, jika tidak maka akan berganti dengan pemain lain. Kemudian bila pemain mendarat di ujung bawah tangga, maka pemain dapat langsung pergi menaiki ujung tangga yang lain.

Bila mendarat di kotak yang bergambar ular, maka pemain harus turun ke kotak di ujung bawah ular. Pemain yang menang ialah pemain yang mencapai kotak finish terlebih dahulu atau mendarat di angka 100.

https://www.youtube.com/watch?v=_LGRz3dD7_g

Permainan Tradisional Gobak Sodor

Permainan tradisional ketujuh yaitu Benteng Sodor. Di setiap kelompok akan ada yang menjaga benteng mereka masing-masing.

Oleh karena itu, setiap kelompok harus terdiri dari minimal 2 orang. Dengan cara hompimpa lalu lihat siapa yang menang.

Setelah hompimpa selesai, maka pemenang bisa memulai permainan duluan, untuk berlari dan mengejar ke arah benteng lawan. Bermain permainan ini kamu harus bergerak cepat ya. Jika tidak, lawan akan mengenaimu.

Permainan Tradisional Patok Lele

Permainan tradisional berikutnya adalah patok lele. Permainan ini dimainkan oleh dua kelompok masing-masing terdiri dari minimal dua orang.

Alat yang dibutuhkan yaitu dua potong bambu, pertama dengan ukuran kecil dan satunya lagi buat bambu berukuran 30 cm.

Setelah alat sudah di persiapkan, letakkan bambu besar diantara dua batu, lalu pukul dengan bambu kecil.

Jika ada pemain yang tidak memukul bambu dengan baik, beri dia hukuman. Hukuman untuk yang kalah biasanya disuruh untuk menggendong yang menang.

Pasaran

Nah, kalau permainan jaman dulu yang satu ini adalah permainan anak perempuan. Anak-anak akan bermain peran seolah mereka sedang memasak makanan, tapi menggunakan peralatan mainan. Untuk makanannya, Ibu bisa menggunakan pasir, tanah, atau batu bata yang ditumbuk dengan batu hingga lembut, lalu dicampur dengan air. Gunakan daun lebar sebagai piring untuk meletakkan ‘makanan’ yang sudah dimasak tadi. Melalui permainan ini, kreativitas dan daya imajinasi putri kecil Ibu akan meningkat.

Boneka Kertas

Selain pasaran, boneka kertas adalah permainan anak populer yang dulu sangat populer di kalangan anak perempuan. Putri kecil Ibu bisa berkreasi untuk mendandani boneka yang terbuat dari kertas, mulai dari rambut, pakaian, hingga sepatu. Dengan begitu, kreativitasnya pun bisa meningkat. Tak hanya itu, si Kecil juga bisa melatih kemampuan motorik halusnya karena ia harus menggunting boneka dan aksesorisnya terlebih dulu.

Kempyeng

Entah sebutannya apa permainan ini ditempat asal kalian, namun permainan ini cukup seru dimainkan cewek ataupun cowok. Permainan ini bermodalkan tutup Botol Minuman Bersoda seperti coca cola ataupn Sprite waktu itu.

Tutup Botol ini ada lima buah lalu lawan kita menunjukkan tutup botol yang mana yang harus ditembakkan. Jika tidak bisa kena maka anda akan kalah.

Permainan ini membantu kita belajar strategi juga loh.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More