Pelantikan PAC GP ANSOR Kota Bojonegoro, Meriah

0 187

BOJONEGORO (Rakyat Independen) – Minggu (14/8/2016) malam diterpa angin cukup dingin, digelar acara pengukuhan serta pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) GP (Gerakan pemuda) Ansor Kecamatan Kota Bojonegoro. Dengan mengambil tempat, di halaman depan Stadion Letjen H Soedirman, Timur Kota Bojonegoro.

Meski udara basah masih cukup dingin akibat hujan sore, namun ratusan kader GP Ansor se Kabupaten Bojonegoro, hadir dengan bersemangat. Tampak juga hadir beberapa pengurus GP Ansor dari pelbagai kecamatan se Kabupaten Bojonegoro.

Selain dari kalangan GP Ansor, hadir juga jajaran pengurus NU Bojonegoro dan berbagai pengurus perwakilan NU dari kecamatan dan desa-desa. Tentu saja, Ketua PC NU Bojonegoro, dokter Ubed ada di barisan tamu undangan paling depan. Duduk berdampingan dengan Ketua PC GP Ansor bojonegoro, M Faizin serta Kepala Bakesbangpolinmas, Kusbiyanto yang sekaligus mewakili Bupati yang berhalangan hadir.

Ketidakhadiran Bupati Suyoto memang sangat disayangkan, baik oleh jajaran pengurus NU maupun pengurus GP Ansor Bojonegoro. Lantaran GP Ansor sebagai organisasi kemasyaratan yang berkekuatan riil, sangat memegang kendali stabilitas di daerah yang kaya minyak mentah ini.

Soal ketidakhadiran Bupati Suyoto, memang diakui dan diungkap oleh Kusbiyanto, Kepala Bangkesbangpolinmas. “Dengan segala permohonan maaf, Bapak Bupati tak bisa hadir dalam acara ini. Dan mewakilkan kepada kami untuk memberikan kata sambutan, sekaligus ucapan sukses terpilihnya pengurus baru dan penghargaan sedalam-dalamnya kepada pengurus GP Ansor Bojonegoro,” ujarnya. .

Ditambahkan, dirinya mewakili Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, menyambut gembira dengan adanya pelantikan pengurus anak cabang GP Ansor Kecamatan Kota ini. “Semoga di masa mendatang peran aktif GP Ansor di semua lini kian ditingkatkan, untuk memberikan kontribusi pembangunan yang lebih baik,” katanya.

Sementara itu, Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Kota terpilih periode 2016-2018, Ashari. Menyatakan, bahwa dirinya secepatnya melakukan konsolidasi organisasi, agar dapat melaksanakan program-program yang telah disusun.

“Yang pasti dan tak dapat ditawar lagi, bagi GP Ansor, NKRI adalah harga mati. Dan, Ansor siap menjadi garda terdepan menghadapi kekuatan-kekuatan radikal yang hendak mengganti Pancasila dan mendongkel kesatuan NKRI,” lantang Ashari, disambut yel-yel dan pekik semangat seluruh hadirin. (Tama).

Leave a comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More