Bolos Sekolah, 11 Pelajar Terjaring Razia Satpol PP

0 90

BOJONEGORO (Rakyat Independen) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bojonegoro menggelar operasi terhadap anak sekolah yang tengah membolos pada jam pelajaran, Kamis (04/08/2016). Dari operasi tersebut, petugas mendapatkan 11 pelajar yang berkeliaran diluar jam sekolah.

Kasi Penindakan dan Penyidikan Satpol PP Bojonegoro, Yoppy Rahmat Wijaya menjelaskan, para pelajar yang terjaring tersebut berada di sebuah warung kopi. 11 pelajar tersebut masing-masing dari SMK 3
sebanyak 2 siswa, SMK PGRI 2 sebanyak 5 siswa, dan SMK PGRI 1 sebanyak 4 siswa. Puluhan pelajar tersebut terjaring sekitar pukul 09.00 WIB.

“Ada 11 pelajar yang kita jaring, keseluruhan mereka berada di sebuah warung kopi, pada saat jam sekolah,” katanya.

Puluhan pelajar tersebut langsung diserahkan ke pihak sekolah masing-masing. Pada kegiatan tersebut, pihak Satpol PP hanya mengamankan pelajar yang sedang berkeliaran pada jam sekolah. Sementara untuk sangsinya, diserahkan kepada pihak sekolah masing-masing.

“Langsung kita serahkan ke sekolah masing-masing. Untuk sangsi apa yang bakal diberikan kepada siswanya “yang nakal” itu, semua menjadi hak sekolah. Biar sekolah sendiri yang menentukan sangsinya,” imbuhnya.

Yoppy menegaskan, sebelas anak yang terjaring itu sudah di data oleh Satpol PP Bojonegoro. Jika puluhan pelajar yang terjaring itu kembali mengulangi perbuatanya lagi, maka pihak Satpol PP akan memberikan sangsi tegas.

“Salah satu tujuan dilaksanakanya operasi itu adalah untuk mengurangi pelajar berkeliaran pada jam sekolah. Satpol PP bertekad akan selalu terus-menerus melakukan kegiatan tersebut,” tegasnya. **(Luh)

Leave a comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More