Portal Berita Bojonegoro Lamongan
Nasional

Motif Pembunuhan Brigadir Joshua, Polisi Sukses Bikin Bingung Masyarakat Yang Mencari Kebenaran

Nasional, Rakyatnesia – Sampai Saat ini pihak kepolisian belum juga menentukan siapa tersangka dan dalang dibalik tewasnya Brigadir J Atau Brigadir Joshua. Jenazah Brigadir J sendiri di autopsi ulang pada Rabu, 27 Juli 2022 kemarin.

Sampai hari ini, Bharada E, polisi asal Manado yang memiliki nama lengkap Richard Eliezer Pudihang Luminu baru sebatas dimintai keterangan oleh Komnas HAM setelah meminta perlindungan dari lembaga (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban).

Opini publik pun kian liar dengan ‘drama’ yang berhasil dimainkan oleh Polisi lewat pernyataan-pernyataan yang membingungkan.

Baca Juga  Kopda Muslimin Sempat Minta Maaf Dan Muntah - Muntah Sebelum Meninggal Dunia

Bahkan, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik sudah blak-blakan menyebut lambatnya penuntasan kasus tewasnya Brigadir J dimulai dari komunikasi Polri yang menimbulkan ketidakpercayaan publik.

Komunikasi buruk ini menjadi tantangan besar bagi tim khusus yang dibentuk oleh Kapolri dan digawangi langsung Wakapolri untuk memastikan kebenaran seperti yang diinginkan bersama.

“Tidak bisa dipungkiri bahwa ini (polemik) dimulai dari komunikasi publik Polri yang kemudian menimbulkan spekulasi di masyarakat dan ujungnya ketidakpercayaan,” tegas Ahmad Taufan Damanik, Selasa 26 Juli 2022.

Sementara itu, praktisi hukum, Syamsul Arifin mengatakan polisi sukses memberikan pernyataan-pernyataan yang mengundang tanya publik. Maka wajar opini liar publik makin membumi menjelang sebelum otopsi ulang Brigadir J disetujui.

Motif Pembunuhan Brigadir Joshua, Polisi Sukses Bikin Bingung Masyarakat Yang Mencari Kebenaran 1

Penggiringan motif pembunuhan berupa ‘pelecehan’ yang kabarnya diterima Putri Candrawathi istri Brigjen Pol Ferdy Sambo telah dimainkan. Pada titik ini polisi sukses bikin publik bingung. Motif asmara kian liar memenuhi isi pemberitaan.

“Peristiwa pembunuhan dan terbunuhnya seseorang itu lebih penting untuk dicari dan ditangkap dan tetapkan sebagai tersangka. Bukan lagi motifnya,” terang praktisi hukum Syamsul Arifin, kepada Disway.id, Selasa, 26 Juli 2022.

Baca Juga  Siapa Brigadir J atau Joshua Yang Tewas Di Tangan Rekan Sejawatnya

Ditambahkannya, jika benar acara tembak menembak dengan motif pelecehan seksual, maka yang masih hidup harus dijadikan dan ditetapkan sebagai tersangka.

“Kemudian tersangka disidik, di-BAP. Dicari penyebabnya sampai tembak-menembak,” tandasnya.

Advokat ini pun menambahkan, saat ini pembunuh Brigadir J tidak atau belum ditetapkan sebagai tersangka. Korbannya belum diperiksa dan dimintai keterangan.

1 2Next page

moch akbar fitrianto

Adalah Seorang penulis berita Teknologi dan juga Olahraga Khususnya Sepak bola dan MotoGP
Back to top button