Dituduh Main Kasar Waktu Futsal di Lamongan, Pemuda Ini Dikeroyok Sampai Babak Belur

530

Berita Lamogan – Seorang pemain futsal dari Lamongan, jadi korban penganiaaan dari lawannya sendiri ketika main futsal. Hal ini dimulai dari tuduhan lawan bahwa korban bermain kasar dan jelek ketika bertanding di Lapangan.

Korban penganiayaan tersebut adalah M. Suryo Bagus Dwi Prasetyo (17), salah satu pemain tim Simbatan dan pelakunya diduga adalah pemain tim Boranan saat mereka berlaga di Sport Center Lamongan.

“Ya, pelapor jadi korban penganiayaan, ” kata Subbag Humas Polres Lamongan, Iptu Estu Kuwindardi kepada Surya.co.id (TribunJatim Net Work), Minggu (25/7/2021).

Peristiwanya terjadi usai korban berlaga pada pertandingan futsal antara Tim Simbatan melawan Tim Boranan di Sport Center Lamongan.

Peristiwa berawal saat korban berangkat dari rumah menuju Sport Center untuk mengikuti pertandingan futsal bersama Tim Simbatan melawan Tim Boranan. Seusai pertandingan korban istirahat di belakang halaman Sport Center bersama saks, Sandi (14) dan Ridho (17).

Baca Juga  SMPN 1 Semanding, Tuban Kecolongan 149 Unit Tablet Untuk Kegiatan Belajar mengajar

Saat sedang santai istirahat, korban didatangi dua orang yang tidak dikenalnya, dan menuding bahwa korban sudah bermain kasar waktu pertandingan futsal yang baru dijalani.

Korban menimpali, bahwa ia main wajar dan tidak sedikitpun terbesit untuk main kasar. Tak terima dengan jawaban korban, dan berlanjut adu mulut.

Namun diluar dugaan, tiba-tiba dua orang tersebut memukul berkali-kali dengan menggunakan helm ke kepala Pelapor yang mengakibatkan luka lebam di bagian wajah korban, Prasetyo.

Baca Juga  Masuk Kawasan PPKM Level II, Hiburan Malam Di Tuban Sudah Boleh Buka, Dengan Syarat Ini

Tidak hanya dua pelaku, tiga teman pelaku lainnya datang dan ikut menendang, memukul korban dengan tangan kosong.

Tak sebanding, korban dikeroyok lima pelaku. Dua saksi teman korban, Sandi dan Ridha berusaha melerai namun pelaku tetap membabi buta menganiaya korban.

Puas menganiaya, para pelaku meninggalkan korban begitu saja. Dan peristiwa yang dialami korban berlanjut dilaporkan ke Polres Lamongan.

“Korban dan dua saksi sedang dimintai keterangan oleh penyidik, ” kata Estu.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More