3 Gedung Tempat Penitipan Anak (TPA), Diresmikan Oleh Bupati Bojonegoro, di Kaitidu

34

BOJONEGORO (RAKYATNESIA.COM) – Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah berkenan meresmikan Gedung Taman Penitipan Anak (TPA) yang terletak di 3 Kecamatan, yakni, di Kecamatan Baureno, Kapas dan Kalitidu, yang ketiganya berada di Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur.

Peresmian 3 TPA tersebut, digelar di halaman Gedung TPA Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro. Kegiatan tersebut  dihadiri oleh Kepala Dinas P3AKB, OPD Kabupaten Bojonegoro, Camat Kalitidu Imam Wahyu Santosobeserta Forkopimcam, Camat Kapas Agus Susetyo Hardianto dan Camat Baureno.

Dalam kata sambutanya, Kadin P3AKB Bojonegoro Anik Yuliarsih menyampaikan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas TPA yang buka setiap hari Senin hingga Jum’at, setiap  pukul 07:00-15.00 WIB, secara gratis.

Masih menurut Anik Yuliarsih, tentunya dengan kegiatan yang baik bagi tumbuh kembang anak. Hal ini penting untuk memberikan aktifitas yang positif dan tidak menjenuhkan mereka.

“Pengasuh TPA adalah tenaga yang terlatih dan kompeten dalam membantu tumbuh kembang anak. Jadi, orang tua tidak perlu khawatir, karena di TPA peran orang tua dapat kami laksanakan dengan baik,” ungkapnya.

Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah mengatakan bahwa phaknya sangat mengapresiasi adaya pembukaan 3 TPA yang berada di Kecamatan Kalitidu, Kapas dan Baureno.

Masih menurut Bu Anna – demikian, Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah, akrab disapa – bahwa langkah ini merupakan bentuk solusi dan keikutsertaan Pemkab Bojonegoro terhadap masyarakat dalam pembentukan karakter memaksimalkan tumbuh kembang anak.

Lanjut Bu Anna, s program Pemkab Bojonegoro ke depan dapat membangun selter penitipan  anak di setiap Kecamatan yang ada di Bumi Angling Dharma ini,

“Setelah kita resmikan 3 Gedung TPA di tahun anggaran 2020 ini, akan kita bangun lagi TPA di Kecamatan Ngasem,” ujar Bu Anna menegaskan, Jum’at (24/7/2020).

Ditambahkan Bu Anna, pihaknya menekankan kepada pengelola TPA agar menerapkan sistem keamanan sebaik mungkin dan sistem administrasi yang transparan serta yang terpenting adalah tenaga pengasuh yang kompeten.

Dijelaskan, dengan keamanan gedung TPA yang bagus, maka akan bisa mengantisipasi tindak kejahatan khususnya terhadap anak dan perkembangan jasmani serta rohani.

“Saya tekankan untuk memperhatikan sistem keamanan. Ini sangat penting, jangan sampai ada kasus anak hilang atau anak tanpa identitas di sini. Semua biodata orang tua dan anak yang memanfaatkan fasilitas di sini harus jelas,” ungkapnya.

Diakhir sambutannya, Bu Anna berpesan kepada semua pihak terkait dan masyarakat agar menjaga fasilitas yang telah disediakan oleh pemerintah secara gratis ini.

“Kita pergunakan TA sebaik-baiknya sehingga bisa memberi manfaat untuk masyarakat,” pungkasnya.

**(Kis/Red).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More