Kini, Kabupaten Bojonegoro Miliki Alat Donor Plasma Konvalesen

63

BOJONEGORO (RAKYATNESIA) – Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, yang berada di Jalan Sawunggaling, Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Bojonegoro Kota, miliki Alat Donor Plasma Konvalesen.

Alat Donor Plasma Konvalesen adalah alat Apherisis yang bisa memisahkan antara sel darah merah, sel darah putih, trombosit dan plasma konvalesen itu, tiba di UDD PMI Kabupaten Bojonegoro, Kamis (22/7/2021).

Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah berkenan meninjau secara langsung kedatangan Alat Donor Plasma Konvalesen itu. Turut mendampingi orang nomor 1 di Pemkab Bojonegoro yakni, dr Ani Pujiningrum Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro dan Kepala PMI Kabupaten Bojonegoro dr Hernowo serta Kepala UDD PMI Bojonegoro Imam Sutrisno.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bojonegoro menyampaikan bahwa Alat Apherisis yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro ini harus dimaksimalkan, salah satu caranya dengan mendata para penyintas Covid-19 yang telah sembuh.

“Data lengkap nama dan alamat, kemudian dihubungi untuk mendonorkan plasma konvalesen,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Bojonegoro, dr Hernowo menyampaikan bahwa kedatangan alat tersebut sangat berarti, sebab sebelum adanya alat tersebut para pendonor plasma konvalesen harus ke Sidoarjo.

“Saat ini Insya Allah prosesnya lebih cepat karena sudah bisa melakukan proses sendiri,” kata dr Hernowo menegaskan.

Pihaknya juga menambahkan bahwa proses donor plasma konvalesen memiliki siklus 2 Minggu sekali, dari jangka 2 Minggu sembuh dari Covid-19 hingga 6 bulan.

“Jadi nanti pendonor bisa 2 minggu sekali mendonorkan plasmanya hingga 6 bulan terhitung dari waktu sembuh dari Covid-19,” pungkasnya.

**(Kis/Red).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More