Bupati Bojonegoro Bicara Tentang Tugas dan Fungsi Satlinmas, di Pendopo Kecamatan Purwosari

4

BOJONEGORO (RAKYATNESIA.COM) – Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah membuka sekaligus menjadi Narasumber acara penguatan Tugas dan Fungsi Satlinmas (Satuan Perlindungan Masyarakat) dalam rangka adaptasi kebiasaan baru selama pandemi Covid-19 tahun 2020 ini.

Acara digelar di Pendopo Kecamatan Purwosari ini, dihadiri anggota Linmas dari tiap Desa Se-Kecamatan Purwosari, Kepala desa Se-Kecamatan Purwosari, Camat berserta Forpimcam Purwosari.

Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Muawanah menyampaikan bahwa Linmas merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid-19 di tingkat desa yang sedang mewabah ini. Oleh sebab itu, perlu adanya penguatan terhadapa anggota Linmas di tiap desa.

“Dengan adanya penguatan terhadap anggota kami harakan ke depan anggota Linmas bisa menjelaskan mengenai tatanan kehidupan baru dalam menangani covid-19,” ungkap Bupati Wanita Pertama di Bumi Angling Dharma ini, Selasa (21/7/2020).

Masih menurut Bu Anna – demikian, Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah, akrab disapa – dimana, semua orang belum sepenuhnya beradaptasi dengan normal, dan kita juga belum mengetahui kapan Covid-19 ini berakhir.

Dijelaskan Bu Anna, bahwa dokter sendiri menyampaikan bahwa Virus Covid-19 ini merupakan penyakit 1000 wajah karena ada yang mengeluarkan gejala ada juga yang tidak mengeluarkan gejala.

“Maka dari itu kita memerlukan peran linmas dalam menangani Covid-19 di tingkat desa,” kata Bu Anna menegaskan.

Sebelumnya, Camat Purwosari Sugeng Firmanto telah menyampaikan tentang profil Linmas yang berada di wilayah Kecamatan Purwosari. Dimana, jumlah Linmas yang berada di wilayahnya itu, untuk tiap desa ada 56 Linmas.

“Linmas sendiri merupakan kepanjangantangan dari kepala desa yang selalu dinantikan kehadirannya, karena Linmas hadir 24 jam untuk masyarakat,” ungkapnya.

Lanjut Sugeng Firmanto, tak hanya sebagai pelindung masyarakat, namun Linmas juga sebagai penyampai informasi dari pemerintah desa kepada masyarakat.

“Maka dari itu perlu adanya penguatan peran Linmas di Desa agar Linmas sendiri bisa menjelaskan secara detail bagaimana tatanan kehidupan yang baru selama menghadapi Covid-19 di masing-masing desanya itu,” kata Sugeng Firmanto menegaskan.

Ditambahkan, kepala desa sendiri tidak memiliki waktu untuk bisa memberikan penjelasan kepada masyarakat seara langsung, tapi anggota Linmas bisa melakukan itu.

“Makanya, kami memberikan apresiasi kepada Linmas atas kerja pengabdian ke masyarakat yang sungguh luar biasa itu,” katanya menandaskan.

**(Yan/Red).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More