Diduga Hendak Menikah Tak Direstui Orang tuanya. Seorang Jejaka Asal Dukohkidul, Ngasem Ini, Nekat Gantung diri

33

BOJONEGORO (RAKYATNESIA.COM) – Seorang perjaka bernama Bagus Ardianto (23) warga Desa Dukohkidul, RT 013, RW 003, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur ini, ditemukan menggantung di dalam rumahnya, Minggu (19/7/2020) sekira pukul 11:30 WIB.

Kejadian naas itu, diketahui oleh orang tuanya sendiri sepulang dari menyabit rumput untuk pakan ternaknya. Alangkah kagetnya, ayah korban Lasdi dan Ibu korban Lasti saat mengetahui anaknya nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri itu.

Mengetahui kejadian itu, orang tua korban berteriak memanggil-manggil tetangganya untuk melihat dari dekat kondisi anaknya yang menggantung di blandar rumahnya itu. Selanjutnya, kejadian itu, dilaporkan ke perangkat desa setempat yang laporanya diteruskan ke Mapolsek Ngasem, untuk ditindak lanjuti.

Kapolsek Ngasem AKP Agus El Fauzi kepada para awak media membenarkan adanya kejadian gantung diri yang dilakukan oleh Bagus Ardianto (23) warg Desa Dukohkidul, RT 013, RW 003, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, ditemukan menggantung di dalam rumahnya, Minggu (19/7/2020)

Guna menindak lanjuti laporan tersebut pihaknya langsung menuju ke lokasi kejadian dan langsung melakukan oleh TKP (Tempat Kejadian Perkara). Saat Polisi datang, korban masih dalam posisi menggantung dan langsung dilakukan evakuasi untuk selanjutnya jasad korban dilakukan pemeriksaan medis guna mengetahui penyebab kematian korban.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan oleh Petugas Medis dari Puskesmas Ngasem Eko Budi P, A.Md menyebutkan bahwa korban meninggal dunia murni akibat gantung diri. Dalam pemeriksaan tersebut, tak ditemukan kekerasan atau penganiayaan sebelum korban gantung diri itu,” ungkap Kapolsek Ngasem AKP Agus El Fauzi, serius.

Masih menurut Kapolsek, kondisi korban lidah tidak menjulur, alat kelamin mengeluarkan sperma dan dubur tidak mengeluarkan kotoran. Hanya saja, tali yang mengikat pada leher dengan kolong tali, sehingga korban meninggal dunia karena gantung diri.

Lanjut Agus El Fauzi, ciri-ciri korban dengan panjang mayat 183 cm, memakai kaos warna hitam, memakai celana kolor pendek, warna coklat, memakai gelang karet dengan logoPersebaya, rambut pendek hitam dan korban tidak memakai sandal.

“Diduga korban nekat gantung diri karena hendak menikah namun tak disetujui oleh orang tuanya,” kata Agus El Fauzi menegaskan.

Ditambahkan, saat dilakukan oleh TKP telah diketemukan surat yang diduga ditulis oleh bertuliskan “Kesabaran jancok ku tunggu kedatanganmu jam 11.00 wib, di dunia bukan tentang permainan tapi tentang keseriusan. Kemudian dibaliknya juga ada tulisan “Apa gunanya ketulusan jika ada penghianatan, 2 tahun mungkin jika aku pergi semua kan memgerti”

Setelah dilakukan oleh TKP dan pemeriksaan korban, selanjutnya jenasah korban diserahkan kepada keluarganya untuk segera dikebumikan.

**(Kis/Yan).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More