Portal Berita Bojonegoro Lamongan
FeaturedKesehatan

Teknik Proning Dapat Jadi Sarana Pertolongan Pertama, Saat Terjadi Sesak Nafas

BOJONEGORO (RAKYATNESIA) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dengan ketersediaan tabung oksigen sebagai alat bantu pernafasan. Sebab Teknik Proning atau posisi tengkurap dapat menjadi sarana pertolongan pertama.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro dr. Whenny Dyah Prajanti mengatakan agar tidak perlu panik jika terjadi gangguan pernafasan saat sakit. 

“Kami arahkan untuk tetap komunikasi intens dengan petugas kesehatan di Puskesmas masing-masing. Jika membutuhkan perawatan di rumah sakit akan dibantu untuk memberi rujukan,” ucapnya.

Baca Juga  Hari Kartini Ke-97 Tahun 2022 Di Bojonegoro, Diperingati Dengan Berbagai Perlombaan

Selain itu, dr. Whenny berharap semua masyarakat benar-benar memiliki kesadaran tinggi untuk bersama-sama memutus rantai penularan Covid-19 dengan prokes ketat selama berkegiatan di luar rumah.

“Maka dari itu, karena ada keluarga yang menanti di rumah jangan sampai mereka tertular apalagi ada anggota keluarga dengan Komorbid di mana sangat beresiko memiliki gejala berat jika tertular,” jelasnya.

Sementara itu, Humas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemoe Dr. Thomas mengatakan, pembelian tabung dan oksigen diperbolehkan secara mandiri di apotek maupun Kimia Farma jika memang ada gejala sesak nafas dan harus memakai oksigen.

Baca Juga  Bupati Bojonegoro Bersama Rombongan, Ikuti Sholat Tarawih di Masjid Walisongo, Margoagung, Sumberrejo

“Seperti halnya masyarakat yang melakukan isolasi mandiri bisa membeli sebagai antisipasi jika mengalami sesak nafas. Namun jika sudah perlu penanganan serius segera ke rumah sakit terdekat,” tuturnya.

dr.Thomas berpesan pada masyarakat, cara awal mengatasi sesak napas harus menggunakan Teknik Proning yaitu dengan membalik badan dengan gerakan yang tepat dan aman, dari punggung ke perut. 

Baca Juga  Anak Krakatau Meletus, Waspada Adanya Bahaya Longsor

“selain itu, harus tenang pikiran dan jangan stres, makan minum yang banyak serta minum harus air hangat sekuat mulut untuk melegakan tenggorokan,” jelasnya.

Lanjutnya, proses penyembuhan bukan cuma terus mengonsumsi obat, melainkan juga memperhatikan asupan makanan dan kebutuhan cairan yang banyak untuk menambah imun dan menjaga kesehatan. Di samping itu, kelola stress dengan baik agar tidak berdampak pada pikiran yang akan mempengaruhi imunitas tubuh.

**(Kis/Red).

Klik Baca Lebih Lanjut

Sukisno

Jurnalis Utama Rakyatnesia.com Dan Sudah di dunia jurnalistik selama lebih daro 30 tahun, sebelumnya juga pemilik dari Media Cetak Media Independe, Rakyatindependen.com
Back to top button