Jalan Cor di Poros Kecamatan Purwosari – Tambakrejo, Baru Dibangun Setahun Sudah Rusak dan Ambles

0 118

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Jalan Poros Kecamatan Purwosari – Malimgmati, Kecamatan Tambakrejo, tepatnya turut Dusun Prayungan, Desa Purwosari, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, yang dibangun dengan cor besi bertulang dengan dana APBD Bojongoro Tahun 2016 silam, kini sudah retak-retak dan ada yang sudah pecah-ecah dan ambles.

Kondisi jalan ambles dengan panjang sekira 2,5 x 2,5 meter itu, cukup membahayakan pengguna jalan, sebab selain ambles, jalan cor tersebut juga rusak dan pecah-pecah. Bagi pengguna jalan yang tidak pernah melintas di situ alias tidak tahu, mereka bisa terjebak dan masuk ke jalan ambles sehingga bisa mengakibatkan jatuh dan mengalami kecelakaan di situ.

Jalan ambles yang berada di sisi barat itu membuat kendaraan roda empat jika hendak lewat situ harus bergantian, antara kendaraan yang melaju dari Purwosari hendak menuju ke Malingmati, Kecamatan Tambakrejo atau sebaliknya. Praktis, jalan hanya berfungsi satu jalur hingga membuat pengendara sepeda motor atau pengemudi mobil harus ekstra hati-hati jika melintasi jalan tersebut.

Jalan Cor di Poros Kecamatan Purwosari - Tambakrejo, Baru Dibangun Setahun Sudah Rusak dan Ambles 1
Kondisi jalan cor Poros Kecamatan Purwosari – Malingmati, Kecamatan Tambakrejo, yang baru dibangun setahun kini sudah retak-retak dan ambles, tepatnya turut Dusun Prayungan, Desa Purwosari, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur.

Berdasarkan papan proyek yang masih ada di lokasi, bahwa pembangunan jalan Purwosari – Malingmati Kecamatan Tambakrejo itu dikerjakan oleh CV Jope Sakti dengan konsultan pengawas CV Kinarya Fajar Consultant. Proyek jalan cor tersebut pengerjaan di tahun anggaran 2016, dengan panjang Ruas I 144 meter dan Ruas II 152 meter. Jalan cor yang merupakan peningkatan jalan poros kecamatan itu menelan biaya sebesar Rp 1.039.035.000,00.

Salah seorang warga Desa Kuniran AS (27) kepada rakyatindependen.id mengatakan, dirinya hampir setiap hari melitasi jalan tersebut. Sehingga saat menyesalkan adanya proyek jalan cor yang dibangun tahun 2016 lalu. Baru setahun jalan itu dibangun tapi sekarang sudah rusak lagi.

“Kami berharap, Pemkab Bojonegoro harus memperhatikan pengerjaan jalan termasuk mengenai kwalitas proyeknya. Sebab, jika pembangunan dilaksanakan sesuai dengan RAB pasti tak segera rusak, seperti jalan cor yang berada di Dusun Prayungan, Purwosari itu,” kata AS (27) sambil minta agar namanya dirahasiakan.

Senada, seorang warga Desa Gapluk berinisial WS (50) juga berharap, agar jalan penghubung Kecamatan Purwosari dengan Kecamatan Tambakrejo itu segera diperbaiki lagi. “Tolong, segera diperbaiki, agar perjalanan lancar dan tak menjadi penyebab kecelakaan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Bojonegoro A. Andi Tjanrdra, saat hendak dikonfirmasi, yang bersangkutan sedang tidak ada di kantornya. Saat, dikonfirmasi tentang amblesnya jalan poros kecamatan Purwosari – Malingmati, Kecamatan Tambakrejo itu, melalai Watshap (WA) di ponselnya, juga tak mau menjawab atau membalas. **(Kis/Yan).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More