Berenang Menyeberangi Bengawan Solo Usai Mancing, Seorang Warga Kendalrejo, Soko, Dilaporkan Tenggelam

0 107

TUBAN (Rakyat Independen)- Pulang memancing di Bengawan Solo turut Desa Sekaran, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, seorang warga Desa Kendalrejo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa timur, tenggelam saat dia nekad berenang menyeberangi sungai terpanjang di Pulau Jawa itu, Senin (17/7/2017) sekira pukul 15:00 wib.

Adalah Teguh (27) seorang warga Desa Kendalrejo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa timur, yang dilaporkan tenggelam oleh keluarganya saat berenang menyeberangi Bengawan Solo, yakni berenang dari Desa Sekaran, Kecamatan Balen, Bojonegoro hendak menyeberang dan ke barat untuk pulang ke rumahnya di Desa Kendalrejo, Kecamatan Soko, Tuban.

Awalnya, korban berangkat dari rumah sekira pukul 13:00 wib, hendak mancing di Bengawan solo turut di Desa Sekaran, Kecamatan Balen, Bojonegoro itu, diantarkan oleh mertuanya yaitu Karjan (65), lalu ditinggal balik. Setelah korban selesai mincing berencana pulang ke rumah dengan berenang melintasi Bengawan Solo, tapi sayangnya, korban diduga kelelahan hingga tak mampu menyelesaikan renangnya yang membuatnya tenggelam dan dinyatakan hilang.

Padahal, sebelum berangkat pulang korban sempat menghubungi istrinya yaitu Eli Endrawati (19). Oleh istrinya, dia hendak dijemput akan tetapi korban tak mau. Akhirnya, korban tetap nekad pulang dengan berenang menyeberang bengawan yang membuatnya tenggelam hingga dilaporkan hilang.

Kapolsek Soko AKP Yudhi Hermawan kepada rakyatindependen.id membenarkan adanya warga di wilayahnya yang dilaporkan tenggelam di Bengawan Solo turut Desa Kendalrejo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban itu.

Mendapat laporan, dirinya bersama anggota langsung datang ke TKP, untuk melakukan olah TKP dan menanyai para saksi mata dalam kejadian nahas tersebut.

“Ada 3 (tiga) saksi dalam kejadian tenggelamnya korban, yang berusaha melintasi Bengawan Solo dengan berenang yang akhirnya tenggelam itu. Yakni, Eli Endrawati (19) yang juga istri korban, Samian (50) asal Desa Kendalrejo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban dan Mahfudin (30) seorang Perangkat desa yang beralamatkan di Desa Kendalrejo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban,” tegas Kapolsek Soko AKP Yudhi Hermawan, Senin (17/7/2017).

Berdasarkan keterangan Eli Ermawati (19) yang juga istri korban, Teguh (27) memiliki ciri-ciri dengan tinggi badan 168 centi meter, Berat badan 63 kg, perawakan tubuh sedang, memakai celana pendek warna hijau, memakai kaos panjang warna merah dan membawa sebuah paying.

“Kami sudah meneruskan laporan ke pimpinan yaitu ke Bapak Kapolres Tuban, untuk menindak lanjuti masalah tenggelamnya warga Kendalrejo di Bengawan Solo tersebut. Termasuk menyampaikannya kejadian itu ke Tim SAR BPBD Kabupaten Tuban,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, yang sudah ada di TKP (Tempat kejadian Perkara) Kapolsek Soko AKP Yudhi Hermawan bersama anggotanya, Tim Tagana Tuban dan Personil Sabhara dari Polres Tuban, serta warga setempat yang datang ke lokasi karena pengen tahu kebenaran informasi tersebut.

Salah seorang warga Kendalrejo Herwanto (35) berharap, semoga korban tenggelam itu segera ditemukan. **(Mudji/Red).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More