Traffic Light Di Lamongan Punya Starting Grid Ala Moto GP, Diawasi TNI Polri

3

Berita Lamongan – Protokol Kesehatan semakiin diperketat di beberapa kawasan umum di kawasan Lamonga, tak main – main TNI dan POlri juga ikut terjun. Salah satu yang sedang di uji lagi adalah bagian traffic Light.

Seperti dalam siaran pers, Kodim 0812/Lamongan, Rabu (15/7), TNI, Polri dan Pemkab Lamongan mulai memberlakukan pembatasan jarak bagi para pengendara di setiap traffic light.

Marka pembatas jalan juga sudah disiapkan dan mulai terlihat di setiap lampu merah di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.
Dandim 0812/Lamongan, Letkol Inf Sidik Wiyono mengatakan jika marka garis pembatas itu, sudah tersebar di beberapa ruas jalan raya di Lamongan.

“Setiap pengendara, harus tetap menjaga jarak sesuai dengan garis marka yang sudah disediakan. Kebetulan, kita juga bersinergi dengan Polres,” ujar Dandim.

Baca juga : Budidaya Kerapu Tambak Di Lamongan Mendapatkan Dapat Pujian Dari Banyak Pihak

Almamater Akademi Militer tahu 2001 itu menyebut jika upaya itu, sengaja digagas dengan tujuan untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 di Jawa Timur, khususnya di Lamongan.
“Pembatas antar kendaraan ini, inisiasi dari Forkopimda,” beber Letkol Sidik.

Sementara itu, Kapolres Lamongan, AKBP Harun menyebut pemberlakukan itu, merupakan upaya dari Forkopimda dalam menyambut fase new normal. Pemberlakukan physical distancing, kata dia, sangat ampuh dalam mencegah penyebaran pandemi di Lamongan.
“Jadi, tidak hanya berlaku di pasar, mal maupun tempat ibadah saja. Physical distancing juga berlaku di jalan raya,” ujarnya.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More