Kronologi Baku Tembak di Jl Kaliurang, 3 Orang Tewas Dalam Tragedi Tersebut

0 388

Nasional – Kronologi Baku Tembak di Jl Kaliurang, 3 Orang Tewas Dalam Tragedi Tersebut, Lagi – lagi kekacuan terjadi di Indonesia disebabkan oleh kawanan teroris, terjadi di Jl Kaliurang, Ngaglik Sleman pada Sabtu 14/7 Sleman. upaya aparat Densus 88 dan Polda DIY untuk melumpuhkan terduga teroris. Informasi yang diperoleh Solopos.com, polisi terlibat baku tembak dengan tiga terduga teroris bersenjata tajam.

Penyebab baku tembak tersebut hingga kini masih simpang siur. Namun, saksi menyebutkan bahwa pada pukul 17.30 WIB, muncul sebuah dump truck (truk bak terbuka) warna kuning diadang oleh pengendara sepeda motor yang membawa pedang dan celurit. Mereka memaksa sopir truk turun dan mengambil alih truk itu. Oleh mereka, truk dibawa ke sebuah rumah di sebelah timur Jl Kaliurang dan ditabrakkan ke bangunan itu.

Saat itu, dua polisi membuntuti pelaku dari belakang. Lalu setelah magrib, suara tembakan terdengar dan seorang pelaku tertembak. Sementara itu, satu orang lainnya yang membawa parang kemudian dikepung oleh polisi. Belakangan, dua orang yang melarikan diri juga tewas tertembak.

Total ada tiga terduga teroris yang tewas. Sedangkan di pihak polisi, dua anggota Densus dikabarkan mengalami luka di tangan akibat serangan terduga teroris dengan senjata tajam. Dari insiden tersebut, polisi menemukan 4 senjata tajam jenis parang dan sebuah revolver dengan pelurunya.

Saat ini jenazah tiga terduga teroris dibawa ke RS Bhayangkara DIY. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi dari Mabes Polri maupun Polda DIY terkait informasi tersebut.

Sebelumnya diberitakan Solopos.com dari Harian Jogja, sejumlah polisi bersebo dan bersenjata lengkap terlibat baku tembak di Jl Kaliurang KM 9, tepatnya di depan Kantor Kecamatan Ngaglik pada Sabtu (14/7/2018) petang sekitar pukul 17.00 WIB. Satu orang tergeletak di jalan setelah baku tembak.

Baca juga :  Baku Tembak di Jalan Kaliurang Yogyakarta, Ada Apa?

Berdasarkan pantauan Harianjogja.com, Jl Kaliurang di sekitar lokasi kejadian ditutup dan dialihkan. Polisi memasang garis polisi tepat di tengah jalan di depan Kantor Kecamatan Ngaglik. Satu orang terlihat tergeletak tidak bergerak di tengah area garis polisi.

Sementara itu, polisi bersebo dan berpakaian preman dan pakaian dinas bersiap melakukan penjagaan ketat. Sekitar pukul 17.30 WIB saat Harianjogja.com berada di lokasi kejadian, masih terdengar satu kali letusan tembakan.

Kronologi Baku Tembak di Jl Kaliurang

Seorang warga bernama Prima Pribadi yang kebetulan melintas dari arah selatan menuju utara di Jl Kaliurang mengaku menyaksikan satu orang yang tergeletak di tengah jalan dan dikepung polisi. “Tadi saya lihat ada satu orang yang tergeletak. Saya akan mendekat saya diminta kembali dan cari jalan lain,” kata dia.

Dikutip dari Kompas.com Iqbal mengatakan, 2 petugas Densus mengalami luka-luka di tangan akibat serangan tersebut. Saat ini, ketiga jenazah terduga teroris dibawa ke RS Bhayangkara, Yogyakarta. Sebelumnya, Jalan Kaliurang Km 9,5 baik yang arah Utara maupun ke Selatan dilaporkan ditutup oleh Kepolisian.

Yogyakarta Kepala Desa Sardonoharjo Herjuno Wiwoho mengatakan, polisi yang berjaga di lokasi kejadian jumlahnya cukup banyak. Polisi ada yang mengenakan pakaian dinas dan berpakaian biasa. “Polisi yang di lokasi saya lihat membawa laras panjang. Tapi saya tidak tahu kasus perampokan atau teroris,” katanya, Sabtu. Ia juga mengatakan, sebelum jalan ditutup, terdengar suara tembakan dan ada dua orang tergeletak di tengah jalan, tepatnya di depan Kantor Balai Desa Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman.

Awalnya, sekitar pukul 17.30 Wib dirinya mendapat informasi dari warga jika ada kejadian di Jalan Kaliurang Km 9,5. “Saya masih di rumah, terus ada warga yang memberitahu kalau ada kejadian,” tuturnya. Usai mendapat informasi, dirinya langsung menuju lokasi untuk mengecek. Sesampainya di lokasi, dirinya melihat di jalan sudah banyak anggota polisi.

“Di lokasi sempat mendengar dua kali suara tembakan, saya nggak boleh mendekat. Tapi saya dari kejauhan melihat ada dua orang tergeletak di tengah jalan, tidak tahu mereka siapa,” urainya. Dari pengamatan Kompas.com, sekitar pukul 19.00 Wib, terlihat mobil Gegana Jibom dari arah Selatan masuk melintasi garis polisi, ke lokasi kejadian. Jalan Kaliurang Km 9,5 hingga pukul 19.55 Wib masih ditutup untuk kendaraan. Polisi masih berjaga di lokasi kejadian. Warga masyarakat juga tampak berkerumun di belakang garis polisi. Sementara dua orang yang tergeletak di tengah jalan sudah tidak terlihat.

 

Kronologi Baku Tembak di Jl Kaliurang

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More