Balap Liar di HW Digerebek Sat Lantas Polres Bojonegoro, Berhasil Sita Sembilan Sepeda Motor

1 99

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Jalan Hayam Wuruk yang berada di Kelurahan Karang Pacar, Kecamatan Bojonegoro Kota, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, yang sehari-harinya merupakan jalan di dalam kota Bojonegoro yang sangat sepi. Kondisi tersebut, menjadi lokasi balap liar anak-anak muda dengan menggunakan sepeda motor yang rata-rata sudah dimodifikasi itu. Balap liar di Jalan yang biasa disebut HW itu, merupakan pemukiman padat penduduk sehingga mereka resah dengan adanya balap liar hingga melaporkannya ke Polisi, selanjutnya dilakukan penggerebekan, Kamis (13/7/2017) sekira pukul 16:00 wib.

Dalam penggerebekan tersebut, dipimpin oleh Kanit Turjawali Satlantas Polres Bojonegoro, IPDA Luluk Sulistiono, telah berhasil mengamankan 9 sepeda motor dari berbagai jenis ke Kantor Satlantas Polres Bojonegoro.

“Sembilan motor tersebut kami amankan karena tidak memenuhi standar yang dipersyaratkan. Selain menahan sepeda motor, terhadap para pemilik atau pengendara sepeda motor tersebut, juga diusung ke Satlantas Polres Bojonegoro yang berada di Jl Imam Bonjol Bojonegoro, untuk diberikan pembinaan,” tegas Kanit Turjawali Satlantas Polres Bojonegoro, IPDA Luluk Sulistiono, Kamis (13/7/2017).

IPDA Luluk menambahkan, sesuai perintah Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro,SH,SIK,M.Si, bahwa jajaran Polres Bojonegoro memberlakukan kepada warga masyarakat yang akan mengambil kendaraan sitaan, wajib mengembalikan fungsi dan komponen kendaraan sesuai dengan standart keselamatan.

Balap Liar di HW Digerebek Sat Lantas Polres Bojonegoro, Berhasil Sita Sembilan Sepeda Motor 1
Suasana, penggerebekan balap liar di Jl Hayam wuruk Kelurahan Karangpacar Bojonegoro Kota, yang berhasil mengamankan 9 sepeda motor beserta pengendaranya yang diusung ke Mako Sat Lantas Polres Bojonegoro, Kamis (13/7/2017).

“Setelah selesai proses persidangan, jika hendak mengambil kendaraannya maka mereka harus mengganti komponen kendaraannya sesuai dengan standar yang dipersyaratkan. Jika tak diganti, maka kendaraan belum boleh diambil, walaupun sidang sudah berhasil diselesaikan,” ungkapnya.

Saat dikonfirmasi secara terpisah, Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu S Bintoro,SH,SIK,M.Si, kepada para awak media membenarkan, jika dirinya telah mendapatkan laporan dari anggotanya terkait penggrebekan balap liar yang ada di Jalan Hayam Wuruk, Kota Bojonegoro, yang dilaksanakan, Kamis (13/7/2017).

Kapolres sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih terhadap warga masyarakat yang dengan cepat melaporkan peristiwa tersebut kepada aparat kepolisian, sehingga petugas juga dapat dengan cepat melakukan penindakan terhadap kegiatan yang sangat membahayakan tersebut.

“Selain melanggar UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, balap liar di jalanan umum tersebut juga dapat membahayakan pengendara dan pengguna jalan lainnya.” terang Kapolres yang akrab disapa Mas Wahyu SB tersebut.

Dengan laporan yang cepat dari masyarakat kepada petugas, maka petugas juga dapat melakukan penanganan yang cepat pula. Ini sebuah bentuk kerjasama yang cukup bagus sehingga baik masyarakat maupun petugas perlu mendapatkan apresiasi atas jalinan kerjasama tersebut.

Data yang berhasil dihimpun rakyatindependen.id menyebutkan, 9 (Sembilan) sepeda motor yang melakukan balap liar dan berhasil diamakan di Mako Sat Lantas Bojonegoro adalah, (1) Honda Vario, Nopol S-3542-GR, pengendara Sulikan, warga Desa Kebonagung Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban; (2) Honda Vario, nopol S-3841-EM, pengendara Brian Riski, warga Desa Kebonagung, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban; (3) Yamaha Fiz R, tanpa nopol, pengendara Adibtya Eka, warga Kelurahan Banjarjo,, Kecamatan Bojonegoro Kota; (4) Honda Supra 125, Nopol S-4639, pengendara Ahmadani Romadhon, warga Desa Mojodeso Kecamatan Kapas, Bojonegoro.

(5) Yamaha Fiz R, tanpa Nopol, pengendara Corry Febri T, warga Kelurahan Klangon, Kecamatan Bojonegoro Kota; (6) Yamaha Fiz R, tanpa Nopol, pengendara Didik Sulistyo, warga Desa Prambon Tergayang, Kecamata Soko, Kabupaten Tuban; (7) Yamaha Fiz R, tanpa nopol, pengendara Adystia Agus, warga Desa Kedungrojo, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban; (8) Honda Revo, nopol S-3962-RG, pengendara Agus Setiyawan, warga Desa Butoh, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban dan Yamaha Fiz R, tanpa nopol, pengendara Bowo, warga Desa Mulyoagung, Kecamatan Bojonegoro Kota. **(Kis/Red).

 

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More