Bocah Usia 9 Tahun Yang Tenggelam Saat Mancing di Bengawan Solo, di Ngraho, Belum Ditemukan

0 78

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Musibah tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo yang melintas di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, kembali terjadi. Kali ini, korbannya Mohammad Rokim bin Sukeri, yang berstatus pelajar, yang baru berusia 9 tahun. Korban dilaporkan tenggelam di aliran Bengawan Solo, tepatnya turut Dusun Mojokeduk, Desa Mojorejo, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Senin (10/7/2017) sekira pukul 15:00 wib.

Peristiwa nahas itu berawal saat Mohammad Rokim (9) asal Dusun Mojokeduk, Desa Mojorejo, RT 004, RW 002, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, sedang memancing di Bengawan Solo dengan temannya Yoga Mamat Prayoga (13) yang beralamatkan sama atau tetangga dengan korban.

Pada saat keduanya lagi asyik memancing, tiba-tiba korban terpeleset dan tercebur di Sungai Bengawan Solo yang melintasi Dusun Mojokeduk, Desa Mojorejo, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro itu. Sedangkan saksi tak berani menolong karena kondisi aliran Bengawan solo di lokasi tersebut airnya cukup deras. Sehingga, saksi hanya berteriak minta tolong dan warga yang datangpun tak sempat menolong sebab korban sudah tenggelam di aliran sungai terpanjang di Pulau Jawa itu.

Kapolsek Ngraho AKP H.Purwanto,SH, membenarkan adanya bocah usia 9 tahun yaitu Mohammad Rokim Bin Sukeri asal Dusun Mojokeduk, Desa Mojorejo, RT 004, RW 002, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, yang tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo di desa setempat, Senin (10/7/2017) sekira pukul 15:00 wib.

“Warga melaporkan kejadian tersebut melalui Anggota Linmas Sutarto yang kemudian diteruskan ke Mapolsek Ngraho sekira pukul 15:20 wib. Setelah itu, pihaknya langsung meluncur ke lokasi kejadian dan melakukan olah TKP dan menanyai saksi dalam kejadian nahas itu,” tegas Kapolsek Ngraho AKP H Purwanto, Senin (10/7/2017).

Ditambahkan, Kapolsek Ngraho, AKP H. Purwanto,SH, langsung mendatangi lokasi kejadian dengan didampingi Kanit Reskrim Aiptu Eko S, Aiptu Nuryadi, Anggota Jaga Bripka Evi Baskoro, Kasi Trantib kecamatan Ngraho Srihono,S.Sos dan Tim SAR Bojonegoro.

Setelah dilakukan pencarian dan tak ditemukan, akhirnya pencarian akan dilanjutkan besok pagi Selasa (11/7/2017) oleh Tim SAR Bojonegoro yang akan dibantu warga setempat.

“Karena kondisinya sudah gelap, maka pencarian jasad korban akan dilanjutkan besok pagi,” ungkapnya.

Atas kejadian ini, Kapolsek Ngraho AKP H.Purwanto,SH, menghimbau jika malam ini Selasa (10/7/2017) mengetahui adanya jasad korban agar segera menyampaikan ke Mapolsek Ngraho untuk dilakukan evakuasi. Juga menghimbau kepada warga yang tinggal di bantaran Bengawan Solo agar berhati-hati karena musibah tenggelam itu bisa datang sewaktu-waktu. Walaupun sudah terbiasa tinggal di bantaran Bengawan solo akan tetapi harus tetap berhati-hati dan waspada. **(Yan/Red).

 

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More