Rumah Mbah Widji Peroleh Rehab RTLH Sebagai Kado HUT Korem 082/CPYJ Ke-70

0 134

TUBAN (RAKYAT INDEPENDEN) – Peringati HUT Korem 082/CPYJ yang ke-70, Kodim 0811 Tuban menggelar kegiatan karya bhakti dan bakti sosial di Desa Tambakrejo Kecamatan Rengel, Kabuaten Tuban, Jawa timur.

Salah satu kegiatan Karya Bhakto tersebut adalah dengan membangun 1 (satu) unit RTLH milik Mbah Widji (70) salah seorang warga yang tidak mampu dan tinggal di Desa Tambakrejo, RT 001, RW 004, Kecamatan Rengel, Tuban.

Rumah Mbah Widji tersebut, terpilih menjadi sasaran renovasi RTLH berdasarkan hasil rapat dan koordinsi Babinsa dan Perangkat Desa setempat yang menyarankan agar rumah berukuran 7 x 6 meter tersebut layak mendapat bantuan RTLH dalam rangka HUT Korem 082/CPYJ yang ke-70.

“Mbah Wiji adalah janda miskin yang hidup sebatang kara, ia sehari-hari bekerja sebagai buruh tani, kodisi rumahnya memprihatinkan, dindingnya masih gedhek (anyaman bambu) berlubang dan doyong. Sehingga, kita lakukan renovasi agar bisa layak huni,” terang Babinsa Tambak Rejo, Serka Muwandi disela-sela pembongkaran rumah milik Mbah Wiji, Kamis (5/7/2018)

Ditambahkan, ini adalah berkah buat Mbah Widji yang memperoleh kado dalam rangka menyambut HUT Korem 082/CPYJ yang ke-70 itu.

Muwandi berharap, kegiatan ini renovasi ini berjalan lancar dan mendapat dukungan dari warga, sehingga proses pengerjaannya sesuai dengan rencana dan waktu yang yang ditentukan.

“Kami akan bekerja semaksimal mungkin, selain tenaga tukang dari para Babinsa, tanpa diminta warga sekitarpun dengan sukarela turut membantu,” ungkapnya.

Sementara itu, Suparam (67), Ketua RW setempat mengaku, dirinya siap mendukung kegiatan ini dengan membagi tugas di tiap-tiap RT, warga diwajibkan untuk meluangkan waktunya untuk membantu TNI dari Kodim Tuban yang sedang melaksanakan kegiatan pembangunan di desa Tambakrejo itu.

“Sangat tepat, jika Mbah Widji mendapatkan bantuan perbaikan RTLH, karena kodisi rumahnya sudah sangat memprihatinkan. Karena rumahnya rusak, hingga saat ini Mbah Wiji sendiri sudah tiga kali pindah rumah. Sebelumnya, rumahnya pernah roboh gara-gara diterjang banjir luapan air sungai bengan solo,” ungkap Suparam.

Sumber: Penrem 082/CPYJ.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More