Pengemudi Mobilio Yang Hilang, Kini Telah Ditemukan Tewas di Petak 70, Hutan Mundu, Nglampin

0 194

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Masih ingat dengan temuan sebuah mobil Honda Mobilio warna putih, dengan nomor polisi (nopol) W-683-C, oleh seorang warga di jalan tengah hutan pada petak 30, turut Dusun Mundu, Desa Nglampin, Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Rabu (14/06/2017) lalu..?

Mobil yang ternyata milik Pengusaha Tour and Travel yang berkantor di Jl Raya Desa Golokan, Kecamatan Sidayu, Gresik, Jawa timur itu ditemukan ditengah hutan sedangkan pengemudinya Ali Mufid (53) raib entah kemana. Saat itu sudah dilakukan pencarian akan tetapi tak ditemukan juga.

Akhirnya, pengemudi mobil Honda Mobilio Ali Mufid itu ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa lagi alias tewas, Minggu (2/7/2017) sekira pukul 15:45 wib. Korban ditemukan di hutan Petak 70, turut Dusun Mundu, Desa Nglampin, Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur.

Korban ditemukan oleh Tim yang beranggotakan Tim Pusura Surabaya 13 orang, Tim SAR BPBD Bojonegoro, Damkar Pos Ngambon, Kapolsek Ngambon beserta anggota, Anggota Babinsa Posramil Ngambon, Satpol PP Kecamatan Ngambon, Anggota Perhutani dan Kepala desa setempat.

Koordinator Tim SAR BPBD Bojonegoro Sukirno membenarkan adanya temuan sopir Mobilio di hutan Petak 70, turut wilayah hukum Dusun Mundu, Desa Nglampin, Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur Minggu (2/7/2017) sekira pukul 15:45 wib.

“Iya mas. Tim pencarian telah berhasil menemukan korban yaitu sopir Mobilio Ali Mufid di sebuah selokan kecil ditengah hutan turut petak 70. Korban ditemukan dalam kondisi tewas dengan kondisi sekujur tubuh sudah melepuh dengan bau yang tak sedap,” tegas pria yang menjabat Kasi di Kantor Damkar Bojonegoro itu, Minggu (2/7/2017).

Ditambahkannya, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro,SH,SIK,M.Si langsung datang ke lokasi penemuan mayat sekira pukul 19:15 wib dan langsung membawanya dengan ambulance menju ke RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro untuk dilakukan Otopsi guna mengetahui penyebab meninggalnya korban.

Hingga berita ini di applaud, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro,SH,SIK,M.Si belum berhasil dihubungi dan belum bisa memberikan konfirmasinya. **(Kis/Red).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More