Jamur Enoki Dimusnahkan Pemerintah Karena Terbukti Membawa Wabah Listeria

22

Rakyatnesia.com – Jamur Enoki Dimusnahkan Pemerintah Karena Terbukti Membawa Wabah Listeria, Pemerintah Pusat Melalui Kementrian Pertanian bersma dengan pusat penganekaragaman konsumsi dan pangan, memutuskan untuk memusnahkan jamur enoki yang ada di dalam negeri karena mengandung bakteri Listeria.

Listeria sendiri merupakan penyakit yang disebabkan infeksi bakteri dan membuat makanan menjadi beracun.

Meski tidak berbahaya bagi orang sehat, namun listeria memiliki dampak kesehatan pada orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah seperti lansia dan ibu hamil.

Baca juga : Apa Itu Bakteri Listeria ?

“Dua hari yang lalu kita telah memusnahkan jamur enoki, karena beberapa negara di Australia, Amerika dan beberapa negara lain, telah menginfokan bahwa jamur enoki mengandung listeria,” ujar Kepala Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, Ir. Yasid Taufik MM dalam seminar webinar, Rabu (24/6/2020).

Yasid mengaku Kementan telah melakukan pengujian terkait informasi adanya jamur enoki yang berbahaya. Ketika diketahui ada sebagian jamur enoki di Indonesia yang berbahaya, pihaknya langsung membuat tindakan.

“Kita telah melakukan pengawasan dan pengujian dan ternyata betul enoki tersebut mengandung listeria, sehingga kita musnahkan dua hari lalu itu,” papar Yasid.

Baca juga : Kodim 0813 Bojonegoro Terima Kunjungan Tim Analis Binter Pusinfoter Pusterad

Pemusnahan ini juga dilakukan menyusul adanya korban berjatuhan di Amerika Serikat dan Australia. Mencegah hal tersebut terjadi di Indonesia dan setelah terbukti ada jamur enoki yang mengandung listeria, Pemerintah Indonesia langsung melakukan pemusnahan.

“Enoki telah memakan beberapa korban di negara-negara tersebut yaitu di Amerika, Australia. Jadi pada intinya keamanan pangan penting bagi kita,” tutupnya.

Sementara itu, jamur enoki yang ada di Indonesia kebanyakan diimpor dari negara lain menyusul semakin trennya gaya makan ala suki steamboat atau memasak sendiri di atas meja. Di dalamnya biasa disediakan toping jamur enoki yang banyak digandrungi anak muda.

Fakta Seputar Jamur Enoki Yang Perlu Kamu Ketahui di Indonesia

jamur enoki
  1. Diimpor Korea Selatan

Center for Disease Control (CDC) Amerika mengaitkan jamur enoki dengan terjadinya empat kematian dan 31 orang dirawat di rumah sakit karena wabah Listeria multistat yang kemungkinan kini sudah berakhir.

Related Posts

Investigasi CDC menemukan bahwa jamur tersebut dijual oleh H&C Food Inc., Guan’s Mushroom Co, dan Sun Hong Foods, Inc. Jamur dipasok dan iimpor oleh Korea Green Co Ltd. yang dijual sejak 23 November 2016 hingga 13 Desember 2019.

CDC mengungkap jika kemungkinan perusahaan inilah yang menjadi sumber wabah. BPOM Amerika kemudian memperingatkan pemberitahuan berbahaya terkait jamur yang dipasok perusahaan tersebut. Kementerian Keamanan Pangan dan Obat-obatan Korea juga menemukan listeria pada jamur enoki yang diproduksi oleh dua perusahaan dari negara itu.

Baca juga : Jatuh Cinta Dengan Purel, Pria Lamongan Ini Tega Hajar…

  1. Disebut baik untuk ibu hamil

Jamur ini disebut rendah kalori, mengandung protein, asam lemak tak jenuh, serat, mineral, dan vitamin. Semua kandungan di dalamnya sangat baik untuk pertumbuhan janin dan perempuan hamil, sehingga jamur ini disebut baik untuk ibu hamil.

Tapi sayangnya, jika jamur mengandung Listeria, hal ini malah bisa menjadi bumerang. Bakteri Listeria bisa berbahaya bagi orang dengan kekebalan tubuh lemah, termasuk ibu hamil, lansia, dan anak-anak.

  1. Digunakan untuk beragam resep masakan

Resep yang paling hits adalah sukiyaki ala Jepang maupun Korea Selatan. Biasanya dimasak di atas kompor menyala, bersama kuah tomyam pedas ataupun soyu. Gaya masak ini banyak diminati masyarakat, dan diadaptasi berbagai restoran di Indonesia.

Beragam resep lainnya yang tidak kalah hits adalah jamur enoki tumis, jamur enoki krispi, hingga jamur enoki pedas ala Korea Selatan dengan warna merahnya yang menggugah selera.

  1. Tanaman asli Asia

Jamur enoki yang banyak digunakan dalam masakan Jepang hingga Korea Selatan, ternyata aslinya memang berasal dari kedua negara itu. Di China, jamur enoki kerap digunakan sebagai obat tradisional.

Baca juga : WHO Paparkan Bahaya Virus Corona Babak Kedua, Indonesia Bisa…

Bernama latin Flammulina veluptipes, jamur ini punya beragam nama dan penyebutan di masing-masing negara. Di China disebut sebagai Jingu, orang Korea menyebut jamur enoki dengan dengan paengi beoseot, dan disebut sebagai tram vang atau kim cham di Vietnam.

  1. Beragam jenis enoki

Jamur enoki ternyata tidak hanya berwana putih, lho. Ada juga yang berwarna cokelat muda, hingga berwarna kuning keemasan.

Jamur yang berwarna putih memang banyak ditemui di supermarket, karena jamur berwarna putih ini yang paling banyak dibudidayakan. Sedangkan yang berwarna cokelat ataupun kuning keemasan tumbuh liar di hutan dengan tangkai yang lebih tebal.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More