Mensos RI Hj Khofifah Indar Parawansa, Kunjungi Penerima PKH di GOR Dolokgede, Tambakrejo

0 77

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Kunjungan Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) Hj Khofifah Indar Parawansa di GOR Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Jum’at (23/6/2017), memperoleh sambutan hangat dari para penerima PKH (Program Keluarga Harapan) yang memadati Gedung yang berada di desa kelahiran Mensesneg RI Pratikno itu.

Kehadiran Mensos RI Hj Khofifah Indar Parawansa dalam acara Penyaluran bantuan sosial non tunai PKH kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Bojonegoro itu, yang secara resmi diserahkan secara simbolis kepada 2 (dua) desa yakni, Desa Dolokgede dan Desa Muyorejo yang berada di wilayah Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur.

Mensos RI Hj Khofifah Indar Parawansa, Kunjungi Penerima PKH di GOR Dolokgede, Tambakrejo 1
Mensos RI Hj Khofifah Indar Parawansa, saat duduk di kursi kehormatan dan berbincang-bicang dengan Bupati Bojonegoro Suyoto dalam acara Penyaluran bantuan sosial non tunai PKH kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Bojonegoro , di GOR Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Jum’at, (23/6/2017).

Dalam kata sambutanya, Mensos RI Hj Khofifah Indar Parawansa mengatakan, bantuan pemerintah melalui PKH itu hendaknya dimanfaatkan untuk kebutuhan anak-anaknya dalam membiayai kebutuhan sekolahnya. Agar jangan dipakai untuk kegiatan lain, termasuk dipakai untuk berlebaran.

“Bantuan yang diberikan oleh Pemerintah melalui Program Keluarga Harapan ini, adalah untuk membantu agar anak-anak dari kalangan yang kurang mampu agar tetap bisa sekolah. Sehingga, manfaatkan dana PKH tersebut untuk biaya sekolah anak-anak dan jangan dipakai untuk kebutuhan lainnya,” tegas wanita yang juga aktif sebagai Ketua Muslimat NU Pusat itu, dihadapan ratusan penerima PKH yang memadati GOR Dolokgede tersebut, Jum’at (23/6/2017).

Menyampaikan sambutan sambil berjalan di dalam GOR dan menyalami para penerima PKH, wanita asal Wonokromo Surabaya itu, sambil menyampaikan sambutanya. Dirinya juga memberikan motivasi agar dengan bantuan PKH maka anak-anak bisa sekolah dan bisa berprestasi.

Mensos RI Hj Khofifah Indar Parawansa, Kunjungi Penerima PKH di GOR Dolokgede, Tambakrejo 2
Mensos RI Hj Khofifah Indar Parawansa, saat menyampikan sambutan dalam acara Penyaluran bantuan sosial non tunai PKH kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Bojonegoro , di GOR Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Jum’at, (23/6/2017).

“Kalau di Dolokgede ada Pak Pratikno yang menjadi menteri, maka anak-anak panjenengan juga bisa jadi menteri, amiiin….,” kata Hj Khofifah memberikan motivasi kepada warga gakin (keluarga miskin) itu.

Sebelumnya, disampaikan sambutan CEO Bank BNI 46 Surabaya Slamet. Dalam kata sambutanya disampaikan bahwa mulai tahun 2017 ini para penerima PKH diterimakan dengan cara non tunai melalaui rekening yang ditransfer ke tabungan masing-masing penerima.

“Dana PKH diterima melalui tabungan dengan dilengkapi Kartu ATM sehingga setelah dana masuk penerima bisa mengambil uang sesuai kebutuhan atau sewaktu-waktu. Penerimaan PKH non tunai dengan menggunakan ATM merupakan era baru penyaluran dana dari pemerintah bagi keluarga yang kurang mampu. Ini bentuk kemudahan yang diberikan pemerintah termasuk kepada para penerima dana PKH,” tegasnya.

Mensos RI Hj Khofifah Indar Parawansa, Kunjungi Penerima PKH di GOR Dolokgede, Tambakrejo 3
Mensos RI Hj Khofifah Indar Parawansa, dengan didampingi Bupati Bojonegoro Suyoto saat melakukan peninajuan pencairan PKH pada acara Penyaluran bantuan sosial non tunai PKH kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Bojonegoro , di GOR Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Jum’at, (23/6/2017).

Ditambahkannya, untuk penerima PKH yang diserahkan di GOR Dolokgede sejumlah 364 penerima. Dengan dana yang sudah ditransfer melalui Bank BNI 46 ke masing-masaing rekening penerima PKH maka mereka bisa mencairkan melalui ATM BNI termasuk ATM yang disiapkan di acara tersebut. Untuk saat ini, dana yang sudah masuk adalah untuk pembayaran 2 (dua) tahap, yakni di setiap tahap Rp 500 ribu sehingga dana yang bisa dicairkan sebesar Rp 1 juta untuk setiap penerimanya.

Tampak hadir, Bupati Bojonegoro Suyoto, Ketua DPRD Bojonegoro Hj Mitro’atin, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf M Herry Subagyo, Waka Polres Bojonegoro Kompol Dodon Priyambodo, Anggota DPR-RIKuswiyanto, Camat Tambakrejo Sukemi, Kapolsek Tambakrejo AKP Mohtarom, Danramil Tambakrejo Kapten Inf Suli, Ketua Muslimat NU Bojonegoro Hj Ririn Muktamiroh, serta undangan lainnya. **(Kis/Yan).

Leave a comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More