Kecelakaan Di Jenu, Tuban Tewaskan Seorang Wanita Berasal Dari Brondong Lamongan

1.278

Berita TubanKecelakaan maut kembali terjadi di Jalur pantura Tuban – Semarang. Seorang Wanita berusia 17 tahun menjadi korban dengan luka parah adan akhirnya meninggal dunia. Gadis 17 tahun yang tewas dalam kejadian kecelakaan itu diketahui bernama Risma Cahyani (17), warga Desa Blimbing, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan. Sedangkan untuk teman korban yang diboncengkan yakni Risma Najia Nur Ilahi (17), asal Desa Sedayu Lawas, Kecamatan Brondong, Lamongan kondisinya mengalami luka-luka.

Data yang dihimpun beritajatim.com, peristiwa kecelakaan maut di jalur Pantura Tuban itu berawal saat Risma Cahyani mengendarai sepeda motor Scopy dengan nomor polisi (Nopol) S 6114 MY. Saat itu gadis yang masih pelajar itu berboncengan dengan Risma Najia Nur Ilahi berjalan dari arah Tuban menuju arah Semarang itu.

“Awalnya sepeda motor itu berjalan dari timur ke barat. Saat sampai di lokasi itu, tiba-tiba pengendara Scopy itu putar balik kembali ke arah timur,” terang IPDA Eko Sulistyo, Kanit Laka Sat Lantas Polres Tuban saat dikonfirmasi terkait kejadian itu, Minggu (20/6/2021).

Pada saat putar balik secara mendadak itu, dari arah bersamaan atau di belakang dua gadis tersebut melaju kendaraan mobil Carry dengan Nopol S 8605 JE. Yang mana mobil bak terbuka itu dikemudikan oleh Yosi Alala (29), warga Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.

Baca Juga  Kapolda Jatim Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di NUIS Pakis, Malang

Karena jarak yang sudah terlalu dekat, membuat kecelakaan antara Sepeda Motor Scopy dengan mobil Carry tersebut tidak dapat terhindarkan. Sepeda motor yang dikendarai gadis remaja itu ditabrak mobil carry hingga korban terseret hingga beberapa meter bersama dengan sepeda motornya.

“Akibat kejadian kecelakaan itu pengendara motor Risma Cahyani meninggal dunia di TKP dan yang diboncengkan mengalami luka-luka. Diduga penyebabnya pengendara motor tidak memperhatikan lalu lintas di sekitarnya saat putar balik itu,” tambahnya.

Baca juga :

Baca Juga  Gebyar Vaksin Lamongan, Jadi Ambyar Pengunjung Abaikan Prokes

Sementara itu, petugas kepolisian yang datang di lokasi langsung melakukan evakuasi terhadap gadis asal Lamongan yang kondisinya sudah meninggal dunia dalam kejadian itu untuk dibawa ke rumah sakit. Selanjutnya petugas melakukan olah TKP dan mencari keterangan saksi serta mengamankan sopir yang terlibat kecelakaan untuk dimintai keterangan.

“Kita telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan para saksi untuk proses lebih lanjut. Kita selalu menghimbau kepada para pengguna jalan untuk selalu berhati-hati saat berkendara,” pungkasnya.(sumber:beritajatim.com)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More