Telah Tayang The Conjuring: The Devil Made Me Do It!, Begini Rangkuman Ceritanya

50

The Conjuring: The Devil Made Me Do It resmi tayang di bioskop setelah tertunda akibat pandemi. Saga ketiga dari The Conjuring ini dibuat berdasarkan kisah nyata pembunuhan yang disebut karena kerasukan setan.

Kisah The Conjuring: The Devil Made Me Do It didasarkan pada kasus pembunuhan oleh Arne Cheyenne Johnson atau yang juga dikenal sebagai kasus Devil Made Me Do It pada 1981.

Kasus tersebut menjadi yang pertama kalinya di Amerika Serikat bahwa kerasukan setan menjadi alasan yang dibawa ke pengadilan pidana.

  1. Bermula dari David

Diberitakan Digital Spy, insiden pembunuhan itu terjadi setelah Johnson dengan pemilik rumah tempatnya menyewa, Alan Bono, terlibat pertengkaran hebat.

Pertengkaran itu berakhir dengan Johnson membunuh Bono dan melarikan diri. Namun kisah ini bermula dari kasus kerasukan dan gangguan gaib yang diterima David Glatzel (11 tahun kala itu).

Ibu David, Judy, mengatakan kepada People bahwa putranya itu melihat “makhluk dengan mata hitam besar, wajah kurus dengan gigi bergerigi dan mirip binatang, telinga runcing, tanduk, dan kuku,”

Mereka ketakutan akan hal tersebut hingga Judy serta putrinya, Debbie, meminta Arne pindah ke rumah Glatzel untuk membantu. Arne dan Debbie kala itu sudah bertunangan.

  1. Banyak Upaya Pembunuhan

Ketika penglihatan David makin menyeramkan, keluarga itu memanggil demonolog Ed dan Lorraine Warren yang terkenal kala itu untuk melakukan eksorsis pada bocah tersebut.

Ed dan Lorraine Warren melakukan serangkaian eksorsis kepada David. Dalam salah satu prosesi, Arne mengejek makhluk gaib yang menguasai David dengan memintanya keluar dari anak tersebut dan masuk ke dirinya. Namun hal itu tampaknya gagal terjadi.

“David membuat banyak percobaan pembunuhan dan penusukan. Kami berada dalam kondisi yang amat membahayakan,” kata Lorraine Warren kala itu.

  1. Melihat Makhluk Buas

Hingga akhirnya, Arne dan Debbie tak tahan dengan situasi yang ada dan memutuskan pindah. Hal itu bersamaan dengan Debbie direkrut oleh Alan Bono sebagai perawat anjing di Brookfield Pet Motel.

Bukan hanya mendapatkan pekerjaan, Arne dan Debbie juga diberikan fasilitas sebuah kamar kontrakan oleh Bono di atas motel tersebut.

Saat itulah Arne mulai menunjukkan perubahan perilaku. Debbie mengatakan kepada People, “Cheyenne seperti kesurupan. Dia menggeram dan mengatakan ia melihat makhluk buas. Kemudian dia tak ingat apapun, persis seperti David,”

  1. Mabuk

Hingga pada 16 Februari 1981, pembunuhan itu terjadi. Debbie sendiri mengatakan bahwa peristiwa tersebut terbilang bermula dari kegiatan yang biasa.
Kala itu, Bono mengajak Debbie, Arne, saudari Arne yang bernama Wanda (15) dan Janice (13), dan sepupu Debbie yang bernama Mary (9), untuk makan siang bersama. Dalam kesempatan itu, Bono disebut mabuk karena anggur.

Setelah itu, Debbie mengajak para cewek untuk pergi menikmati pizza. Namun situasi yang semula santai berubah mulai penuh ketegangan.

Bono disebut mabuk dan gelisah. Sebelum Arne dan Debbie sempat melarikan diri dengan para cewek dari Bono, pria itu menangkap sepupu termuda mereka dan tak mau melepaskannya.

  1. Pertengkaran

Ketika Debbie pergi berusaha mendapatkan sepupu tersebut, Arne kembali. Wanda mengatakan kepada Washington Post kala itu, “saya tak bisa mengatakannya. Itu pecah begtu saja,”

Washington Post melaporkan, “anak-anak lari mencari mobil. Debbie Gletzel berada di antara dua pria [Arne dan Bono]. Wanda menahan Cheyenne. ‘Dia membatu'” kata Debbie. “Saya tak bisa menggerakkannya’,”

“Wanda Johnson mendengar Cheyene mengamuk seperti binatang. Wanda melihat sesuatu berkilau di udara. Dan kemudian “itu berhenti begitu saja”. Dan ketika semuanya usai, Cheyenne berjalan ke hutan, tatapannya kosong, dan Alan Bono berdiri di sana, meninju kepalan tangannya ke dia [Chayenne],”

“Berdiri di sana, itu, sesaat kemudian, sebelum dia jatuh tertelungkup dan terbaring di lantai. Tak jauh dari dia [Arne] ada pisau 12 sentimeter yang selalu dibawa Johnson,”

  1. 4-5 Tikaman

Bono meninggal akibat “empat atau lima tikaman luar biasa” dengan sebagian besar berada di dadanya, dan satu sabetan dari perut hingga dasar jantung.

Johnson kemudian ditemukan dan ditangkap tiga kilometer dari lokasi pembunuhan. Kepala Polisi John Anderson menganggap hal itu “bukan kejahatan tidak biasa. Seseorang marah, terjadi pertengkaran,”

Meski begitu, kasus ini menjadi insiden pembunuhan pertama di Brookfield, Connecticut.

  1. Pembelaan Ditolak

Pembelaan berupa kesurupan yang diajukan Arne Johnson sendiri ditolak oleh hakim dan pihak juri tak pernah mendengar hal tersebut. Johnson dinyatakan bersalah atas kasus pembunuhan pada 24 November 1981 dan menjalani lima tahun penjara.

Arne Johnson kemudian dibebaskan dari penjara atas dasar kelakuan baik pada Januari 1986. Ia menikah dengan Debbie Glatzel di penjara pada Januari 1984. Keduanya hidup bersama hingga Debbie dikabarkan meninggal dunia karena kanker sesaat sebelum film The Conjuring 3 dirilis.

“Ini adalah kisah Arne dan juga pacar yang kemudian menjadi istrinya, Debbie Glatzel. Dia ada ketika eksorsis dilakukan, dia ada ketika insiden pembunuhan, dan dia bersaksi untuk Arne dan dia percaya padanya,” kata sutradara The Conjuring 3, Michael Chaves.

“Dia bertahan dengan itu dan mereka telah menikah sepanjang hidupnya, dia sebenarnya baru saja meninggal karena kanker,” lanjutnya pada awal Mei.

Masih ada yang penasaran dengan film nya ? seberana menakutkannya?
Segera tonton filmnya di Bioskop kesayangan Anda!

Baca Juga: Conjuring 3 Sudah Tayang! Berikut Profil dari Pemainnya

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More