Sukses Bantu Milan Ke Liga Champions, Ibrahimovic Tetap Punya Penyesalan Rakyatnesia

13


rakyatnesia – Meskipun turut membantu klubnya AC Milan bisa kembali ke Liga Champions dengan finis di peringkat kedua pada klasemen akhir Serie A, Zlatan Ibrahimovic mengakui dia tetap memiliki sebuah penyesalan.

Keputusan dari AC Milan untuk mempertahankan Zlatan Ibrahimovic pada awal musim lalu memang pada akhirnya berbuah manis karena peran dari sang bomber cukup krusial dalam membantu mereka kembali ke Liga Champions. Skuad Merah Hitam bahkan sempat berada pada jalur Scudetto untuk waktu yang cukup lama, namun cedera serta Covid-19 membuat mereka pada akhirnya mengalami kesulitan untuk mempertahankan posisi puncak.

Ibrahimovic sendiri memang tidak disangkal menjadi salah satu pemain kunci bagi Milan, terutama pada paruh pertama musim, dimana sang bomber mampu mencetak gol dengan cukup reguler. Sayangnya masalah cedera memang membuat sang pemain pada akhirnya harus sering absen membela klubnya dan tentunya mempengaruhi konsistensi permainannya.

Masalah fisik yang dialami oleh bomber asal Swedia itu ternyata juga menjadi salah satu hal yang paling dia disesalkan sepanjang musim lalu. Dalam wawancaranya dengan La Gazzetta dello Sport, sang pemain bahkan menyebut seringnya dia absen membuatnya merasa bersalah kepada Milan, karena eks penyerang Barcelona dan PSG itu sangat ingin bisa lebih banyak lagi membantu rekan-rekan setimnya di lapangan.

Bagi Ibrahimovic, ketidakmampuan dirinya membantu timnya karena cedera yang dia alami, jauh lebih mengecewakan ketimbang harus absen di Euro 2020 bagi Swedia. Memang dia tentunya kecewa karena harus absen membela tim nasionalnya, tetapi dia juga tidak memiliki niat bermain dalam kompetisi tersebut jika tidak berada dalam kondisi yang 100 persen fit.

Karena masalah fisik yang dia hadapi musim lalu, Ibrahimovic juga mulai mempertimbangkan untuk tidak selalu memaksakan dirinya bermain di hampir semua laga lagi. Meskipun itu merupakan hal yang sulit untuk dilakukan, tetapi mengingat situasi yang terjadi, bukan tidak mungkin sang bomber memang akan lebih memilih untuk tidak selalu tampil sejak menit awal pada musim depan, terutama karena Milan akan berkompetisi di Liga Champions.

artikel telah terbit di : gilabola.com

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More