Conte Tidak Cocok Tangani Spurs, Ini Penyebabnya Rakyatnesia

14


rakyatnesia – Eks Liverpool, Steve Nicol sebut Antonio Conte bukanlah pelatih proyek. Sedangkan Tottenham Hotspur adalah klub yang butuh waktu lama untuk sukses. Oleh sebab itu, ia menilai tak akan cocok.

Usai Jose Mourinho dipecat dari jabatannya sebagai pelatih Tottenham Hotspur pada bulan April, klub papan atas Liga Inggris tersebut sedang berusaha untuk mendatangkan juru taktik anyar.

Sementara nama Antonio Conte belakangan ini muncul sebagai salah satu kandidat utama untuk menangani klub sepak bola asal London Utara mulai musim 2021/22. Dari berbagai laporan media di Inggris menyebutkan jika kedua belah pihak dikabarkan sedang melakukan pembicaraan untuk mencapai kata sepakat.

Peluang pria Italia kembali menangani klub sepak bola asal London lantaran ia baru saja mengundurkan diri dari Inter Milan usai membawa Nerazzurri menjuari Serie A karena tak sejalan dengan petinggi klub. Padahal ia masih memiliki kontrak dengan tim biru hitam semusim lagi.

Steve Nicol pun memperingatkan bahwa setiap pelatih yang akan menjadi juru racik Tottenham Hotspur harus bersedia menerima kalau rival Arsenal adalah tim butuhkan waktu untuk menjadi sukses. Sedangkan ia menilai Antonio Conte bukan pelatih sepak bola yang seperti itu.

Berbicara kepada ESPN, Steve Nicol mengatakan jika Tottenham Hotspur adalah sebuah klub yang memerlukan waktu jangka panjang untuk berhasil di Liga Inggris dan ajang lain. Menurutnya, Spurs tak cocok dengan Antonio Conte melainkan butuh pelatih yang mirip dengan Mauricio Pochettino. Sebab, ia tidak akan mengeluh jika klub sedang tak punya uang.

Pria asal Skotlandia tersebut menilai eks pelatih Inter Milan tidak inginkan sebuah proyek jangka panjang. Sebaliknya, ia malah menyarankannya agar untuk istirahat selama semusim dari sepak bola. Sebab, kini tidak akan ada klub yang cocok dengan caranya menangani sebuah tim.

Selain Antonio Conte, Tottenham Hotspur juga dikaitkan akan kembali memperkerjakan Mauricio Pochettino lagi. Hal tersebut tak lepas usai ia gagal memberikan gelar Ligue 1 untuk PSG.

artikel telah terbit di : gilabola.com

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More