Waranggana Ternama Nyi Yasmi, Meriahkan Tayub di Acara Sedekah Bumi Cancung

0 128

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Warga Desa Cancung Kecamatan Bubulan, Bojonegoro, masih menjaga dan melestarikan seni Tayub Bojonegoro di acara sedekah bumi yang dilaksanakan Jum’at (27/5/2016).

Kegiatan sedekah bumi itu, dimulai dengan acara selamatan atau tumpengan yang dihadiri warga desa, baik laki-laki dan perempuan, diadakan di halaman rumah Kades Cancung Pujiono.

Selanjutnya, dilaksanakan pagelaran seni tayub dengan menampilkan waranggana Nyi Yasmi yang berasal dari Bubulan dan Nyi Kliswati dari Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro. Langen tayub dinahkodai Gombloh yang didapuk sebagai pramugari (istilah, penata beksan tayub).

Turut meramaikan pagelaran Tayub Bojonegoro, kerawitan Setyo wargo Budoyo pimpinan Suparmin yang berasal dari desa setempat.

Warangga Ternama Nyi Yasmi, Meriahkan2

“Kegiatan sedekah bumi di desa kami, tetap mengikuti tradisi dengan tumpengan dan masih mengikuti budaya dengan nanggap tayub Bojonegoro. Sebagai kepala desa, saya mengikuti dan mendukung tradisi dan budaya warga, dengan harapan mereka bisa senang dan bahagia dengan pelaksanaan sedekah bumi yang digelar itu,” demikian dikatakan Kepala Desa Cancung Pujiono saat ditemui di sela-sela acara sedekah bumi, Jum’at (27/5/2016).

Ditambahkan, Nyi Yasmi adalah waranggana ternama di Bojonegoro yang dikenal dengan suaranya yang merdu dan cukup indah untuk dinikmati. Nyi Yasmi tercatat sebagai warga Desa Cancung yang kebetulan rumahnya berada di barat rumah Kades Cancung yang saat itu, dipakai untuk acara pagelaran Langen Tayub dalam rangka sedekah bumi Desa Cancung itu.

Ada yang menarik, dari acara tersebut, yaitu dengan hadirnya seorang Bakal Calon Bupati (Bacabup) Bojonegoro yaitu Gatot Agung Dwi Santoso, pada acara sedekah bumi itu. Mas Agung – demikian, bacabup Gatot Agung Dwi Santoso, biasa disapa – hadir bersama rombongan dengan tujuan bersilaturahmi dengan warga desa setempat.

Dari pantauan rakyatnesia.com menyebutkan, dengan kegiatan sedekah bumi tersebut, warga desa setempat berkumpul dan tumplek blek di halaman rumah Kades Cancung. Warga setempat nampak guyub dan rukun, karena mereka dapat berkumpul dalam sebuah acara selamatan dan tayuban yang diadakan setiap setahun sekali itu. **(Kis/Dedi).

Leave a comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More