Paciran Banjir, Akibat Hujan Deras Dan Kenaikan Air Laut, BPBD Segera Kirim Bantuan

1

Rakyatnesia.com – Daerah Utara Lamongan Tergenang Banjir, padahal biasanya daerah Pantura tersebut jarang sekali terkena banjir walaupun musim penghujan datang. Namun kemarin Kecamatan Brondong-Paciran harus menghadapi Banjir.

Ini Karena Sungai Asinan meluap setelah diguyur hujan pada Selasa Disni Hari, akibatnya Beberapa rumah penduduk dan akses jalan pun lumpuh karena tergenang air.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebut ada empat rumah rusak di wilayah Desa Blimbing, Paciran, Lamongan. Demikian juga dengan ruas jalan raya yang berada di pinggir jembatan tergenang air hingga satu meter.

?”Lalu jalan di sekitar Jembatan Sumberagung dan jalan di dekat jembatan lingkar Blimbing, Paciran juga ambles tertutup separuh sungai,” kata Khofifah, di Surabaya, Rabu, 27 Mei 2020.

Baca juga : Total 5Ribu Orang Lebih Sembuh Dari Covid-19 Ketika Lebaran

Terkait banjir tersebut, Khofifah langsung meminta BPBD Provinsi Jatim untuk berkoordinasi dengan BPBD Lamongan, dan meminta jajarannya untuk mengirim bantuan sembako pada korban luapan sungai. Sebanyak 1.000 paket sembako diberangkatkan untuk warga terdampak banjir di wilayah Lamongan, khususnya di wilayah Kecamatan Paciran, dan Brondong.

?”Saya sudah meminta BPBD Jatim untuk segera turun ke lapangan, dan berkoordinasi dengan BPBD kabupaten guna melakukan langkah strategis dan mendata warga terdampak. Dari data yang kami peroleh, kami kirimkan 1.000 paket sembako bagi mereka yang terdampak. Bantuan ini semoga segera disalurkan kepada warga terdampak,” kata Khofifah.

?Meski sedang dilanda musibah, Khofifah meminta warga terdampak banjir untuk tetap bersabar dan tawakkal. Terlebih luapan sungai Asinan ini, juga terjadi di saat pandemi covid-19, juga bertepatan dengan dengan Hari Jadi Kabupaten Lamongan yang ke-451.

?Adapun terkait bantuan paket sembako yang dikirimkan Pemprov Jatim, setiap paketnya terdiri dari 5 kilogram beras, 1 kilogram gula pasir, 10 butir telur ayam, 10 bungkus mie instan, dan juga biskuit. Selain itu, karena saat ini juga masih dalam suasana pandemi Covid-19, paket tersebut ditambah tas kecil berisi paket vitamin, masker dan hand sanitizer.

?”Bantuan sembako, masker, vitamin serta hand sanitizer yang dikirimkan kami harap bisa membantu meringankan beban warga terdampak. Dan kami berharap semua daerah di Jatim yang memiliki kerawanan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan. Selain waspada Covid-19, kita juga harus siaga terhadap bencana lain yang mungkin melanda,” ujar Khofifah.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More