Njungok Bareng Sesion 3, Digelar di Balai Desa Kacangan, Tambakrejo

0 112

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Acara Njungok Bareng #3 digelar di Balai desa Kacangan, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Rabu (24/4/2017) malam. Acara tersebut, merupakan kegiatan Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK) kerja bareng dengan Pemkab Bojonegoro dan Karang Taruna Kabupaten Bojonegoro, yang didukung oleh EMCL (Exxon Mobil Cepu Limited).

Kegiatan njungok bareng session ketiga ini, mengamnbil thema “Literasi digital dan partisiasi publik Pemuda desa” yang diawali dengan presentasi Karang taruna Cakra Desa Kacangan, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro yang menyampaikan tentang kegiatan Karang taruna yang memroduksi barang-barang yang terbuat dari limbah plastik. Mulai, dari tas, dompet dan barang-barang lainnya.

Acara yang dipandu oleh Muhammad Fauzi dari Dinas Kominfo itu diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang dilanjutkan dengan sambutan Kepala Desa Kacangan M Aziz Ghuzali yang menyampaikan ucapan selamat datang kepada RTIK Bojonegoro, Rombongan dari Pemkab Bojonegoro, Karang taruna Provinsi Jawa timur, Karang Taruna Bojonegoro, serta undangan yang memadati Balai desa Kacangan tersebut.

Nara sumber yang bakal tampil mengisi acara Njungok bareng session ke3 adalah Bupati Bojonegoro Suyoto, Ketua Karang taruna Provinsi Jawa timur Agus Maimun dan Ketua Karang taruna Kabupaten Bojonegoro Donny Bayu Setiawan. Hanya saja, Bupati Bojonegoro berhalangan hadir, Agus Maimun juga berhalangan hadir dan diwakili Widiatmoko yang juga Pengurus Karang taruna Jawa timur.

Njungok Bareng Sesion 3, Digelar di Balai Desa Kacangan, Tambakrejo 1
Karang taruna Cakra Desa Kacangan saat melakukan presentasi memperkenalkan kerajinan yang dibuat dari limbah plastik, di acara Njungok bareng sesion ke-3, yang digelar di Balai desa Kacangan, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Rabu (24/5/2017),

Dalam penyampaian materinya, pria yang tinggal di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro itu, lebih banyak berbicara tentang pemuda dan Informasi Teknologi (IT) saat ini. Beberapa kali, pria yang akrab disapa Mas Miko itu, memberikan apresiasi kepada Karang taruna Kabupaten Bojonegoro yang berhasil menggandeng Pemkab Bojonegoro dan RTIK dengan menggelar acara Njugok bareng seperti ini.

“Atas nama Karang taruna Provinsi Jawa timur, kami memberikan apresiasi terhadap Karang taruna Kabupaten Bojonegoro yang berhasil menyelenggarakan acara Njungok bareng seperti ini. Aacara seperti ini, mampu memberikan pembelajaran organisasi dan memberikan wawasan yang cukup luas kepada para pengurus dan anggota Karang taruna di desa-desa yang ada di wilayah Kabupaten Bojonegoro ini,” ungkapnya, saat acara Njungok bareng # 3, di Balai desa Kacangan, Rabu (24/5/2017) malam.

Sementara itu, Ketua Karang taruna Kabupaten Bojonegoro Dony Bayu Setiawan,SH, dalam penyampaian materinya mengambil judul “Pemuda Membangun Bangsa dari Desa”. Dimana, pemuda di wilayah Desa Kacangan dan di Kecamatan Tambakrejo dan sekitarnya masih dihadapkan dengn persoalan SDM (Sumber Daya Manusia) sehingga pemudanya belum mampu menjawab persoalan yang ada saat ini.

“Berdasarkan data yang kami miliki, dari jumlah penduduk Kabupaten Bojonegoro 1,3 juta jiwa, masih ada 3.361 yang tidak sekolah, 12,123 yang tak memiliki ijazah SD dan ada 8.132 yang utus sekolah. Putus sekolah tertinggi ada di Kecamatan Ngraho yang kemudian disusul Kecamatan Tambakrejo sini,” tegas Ketua Karang Taruna Kabupaten Bojonegoro Donny Bayu Setiawan,SH, di acara Njungok Bareng #3, di Balai desa Kacangan, Rabu (24/5/217) malam.

Njungok Bareng Sesion 3, Digelar di Balai Desa Kacangan, Tambakrejo 2
Berfoto bersama usai mengikuti acara Njungok bareng sesion ke-3, yang digelar di Balai desa Kacangan, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Rabu (24/5/2017),

Dalam materinya, Mas Donny demikian Ketua Karang taruna Kabupaten Bojonegoro Donny Bayu Setiawan,SH, akrab disapa – dengan rendahnya pendikan itu membuat banyak terjadi persoalan di wilayah tersebut, termasuk tingginya angka kriminalitas dan banyak juga kekerasan seksual serta persoalan banyaknya penggangguran.

“Apalagi trend pemuda saat ini, duitnya pas-pasan, tapi berjiwa sosiallita. Dimana, setiap hari hanya cangkruk di warung Wi-Fi atau hanya bersosial media (sosmed), tapi tak memiliki penghasilan sehingga akhirnya masa depannya suram,” ungkap pria yang seharihari menjabat sebagai anggota DPRD Bojonegoro itu, serius.

Jika pengen maju, maka pemuda harus bisa berubah. Caranya, pemuda Bojonegoro harus memiliki kemampuan atau skill dalam menyambut adanya Pengeboran migas di JTB (Jambaran Tiyung Biru) dengan ikut pelatihan agar dapat sertifikat sehingga bisa kerja di migas. Adanya lowongan jabatan perangkat desa di Kabupaten Bojonegoro, yang akan segera dibuka oleh Pemkab Bojonegoro. Ada juga CSR dari erusahaan besar di Bojonegoro yang bisa disalurkan untuk peningkatan kapasitas SDM pemuda yaitu para pengurus dan anggota Karang taruna di Bojonegoro ini.

Selanjutnya dilakukan sesi tanya jawab, juga ada sambutan dari Kepala Kominfo Bojonegoro Kusnandaka, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga kerja Agus Suriyanto dan Masirin dari DPMPD Kabupaten Bojonegoro. Tampak hadir Anang Setyo Basuki mewakili Camat Tambakrejo Sekemi yang berhalangan hadir.

Ada yang menarik dalam acara tersebut, dimana undangan yang hadir dipersilahkan makan getuk tempe sambel kacang yang merupakan camilan khas warga desa Kacangan, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro. Selain itu, undangan juga bisa melihatlihat kerajinan Karang taruna Cakra Desa Kacangan yang sudah mampu menciptakan kerajinan dengan memproduksi barang-barang yang terbuat dari limbah plastic. Dimana, barang-barang hasil karya Karang taruna Cakra Desa Kacangan itu sudah laku dijual ke warga Kacangan dan sekitarnya. **(Kis/Red).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More