Update Sebaran Virus Corona di Kabupaten Bojonegoro, Ada Penambahan 6 Orang Positif Covid-19

1

BOJONEGORO (RAKYATNESIA.COM) – Update sebaran Virus Corona (Covid-19) Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Senin (25/5/2020) ada penambahan 6 orang Postif Covid-19.

Kasus baru positif Covid-19 yang ada penambahan enam orang itu, tiga di antaranya dari klaster Pasar Kota Bojonegoro.

“Itu hasil tracking Pasar Kota, dan klaster lain yang belum diketahui,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro, Masirin, Senin 25/5/2020).

Ketiga positif virus corona klaster Pasar Kota Bojonegoro itu berasal dari Desa Ngablak, Kecamatan Dander. Terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan.

Jumlah total positif virus corona dari Klaster Pasar Bojonegoro hingga hari ini sebanyak 13 orang. Sepuluh orang sedang menjalani perawatan di rumah sakit, tiga lainnya telah meninggal dunia.

Sementara tiga kasus baru positif lainnya hari ini, dua dari Kecamatan Kota Bojonegoro dan satu asal Kecamatan Baurno. 

“Ketiganya merupakan peningkatan dari status orang dalam pemantauan atau ODP,” ucap Masirin.

Kasus positif virus corona di Kecamatan Kota Bojonegoro masih menduduki peringkat pertama dengan jumlah sebanyak 16 orang. Rinciannya, 11 orang dirawat, satu orang sembuh dan empat orang meninggal dunia.

Sementara diurutan kedua terbanyak positif virus corona adalah Kecamatan Dander. Dengan jumlah sembilan orang meliputi delapan orang dirawat dan satu orang meninggal dunia.

“Jumlah kumulatif virus corona sampai hari ini sebanyak 49 orang. Rinciannya 40 orang dirawat, 7 orang meninggal dunia, dan2 orang sembuh,” jelasnya.

Untuk status pasien dalam pengawasan  (PDP) terdapat penambahan baru sebanyak 2 orang, yakni di Kecamatan Baureno dan Bojonegoro peningkatan dari ODP. Sehingga status PDP kumulatif sebanyak 18 orang, 7 orang dalam pengawasan, 3 orang selesai dalam pengawasan dan meninggal dunia 8 orang.

Sedangkan status ODP hari ini ada penambahan baru sebanyak 2 orang di Kecamatan Dander dan Malo. Sehingga  ODP keseluruhan secara kumulatif sebanyak 238 orang, meliputi dipantau 28 orang, selesai pemantauan 208 orang dan meninggal dunia 2 orang.

Adapun, status orang dalam resiko (ODR) sebanyak 41.663 orang dan orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 361 orang.

Pria yang sehari-hari aktif sebagai Kabag Humas dan Protokol Pemkab Bojonegoro itu mengimbau kepada seluruh masyarakat Bojonegoro agar mematuhi dan melaksanakan imbauan pemerintah dan melaksanakan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. 

“Tetap di rumah saja, jaga jarak, biasakan cuci tangan pakai sabun dan air mengalir, pakai masker saat beraktifitas di luar rumah, dan jangan mudik,” pesannya.

**(Kis/Red).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More