Kapolres Bojonegoro Hadiri Pengajian Umum Haul KH Ahmad Dahlan Ke-46, di PP Jam’iyatut Tholibiin Kemiri, Malo

0 190

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Ada yang istimewa pada acara Pengajian Umum dalam rangka Haul KH Ahmad Dahlan Ke-46 dan Haflah Akhirussanah Santri Madrasah Diniyah Jam’iyyatut Tholibiin, yang berada di Pondok Pesantren (PP) Jam’iyatut Tholibin Desa Kemiri, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang digelar Kamis (18/5/2017). Pasalnya, di acara tersebut, dihadiri oleh Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro,SH,SIK,M.Si, beserta rombongan dan Hadrah Bhayangkari Polres Bojonegoro yang turut memeriahkan pengajan tersebut.

Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro,SH,SIK,M.Si, saat memperoleh kesempatan memberikan sambutanya, dengan menyampaikan tentang gambaran situasi dalam negeri yang masih dipengaruhi perkembangan persaingan politik maupun ekonomi dari Negara Amerika dan Cina.

“Selain itu, juga adanya kelompok ISIS di timur tengah yang masih eksis dan saat ini dianggap sebagai ancaman perdamaian di dunia internasional harus tetap diwaspadai, karena pengaruhnya sampai di negara Indonesia. Dimana, pengaruh paham ISIS saat ini sudah masuk ke Indonesia”, ungkap Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro,SH,SIK,M.Si, Kamis (18/5/2017).

Kapolres Bojonegoro Hadiri Pengajian Umum Haul KH Ahmad Dahlan Ke-46, di PP Jam'iyatut Tholibiin Kemiri, Malo 1
Hadrah Bhayangkari Polres Bojonegoro saat ikuti memeriahkan Pengajian Umum dalam rangka Haul KH Ahmad Dahlan Ke-46 dan Haflah Akhirussanah Santri Madrasah Diniyah Jamiyyatut Tholibin, yang berada di Pondok Pesantren (PP) Jam’iyatut Tholibiin Desa Kemiri, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang digelar Kamis (18/5/2017).

Masih menurut pria asli Magelang itu menambahkan, bahwa Indonesia yang diprediksi oleh pengamat ekonomi dunia pada tahun 2030 akan menjadi negara yang terkuat nomor 7 (tujuh) ekonominya karena didukung dengan adanya sumber daya alam yang melimpah menjadikan Indonesia sebagai incaran negara lain untuk menguasainya. Salah satu yang saat ini sedang melakukan ekspansinya yaitu dengan penyebaran berita Hoax dan aliran garis keras yang dapat memecah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Salah satu strategi untuk menguasi negara kita, mereka menggunakan metode dengan penyebaran berita Hoax,” imbuh pria yang akrab disapa Mas Wahyu SB itu.

Menyinggung tentang adanya rencana Pemerintah yang ingin membubarkan kelompok maupun Organisasi Masyarakat (Ormas) yang memiliki faham yang tidak sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945, Kapolres mengajak seluruh Ulama dan jamaah yang hadir untuk mendukung rencana Pemerintah tersebut.

Tentang maraknya aksi kejahatan seperti pencurian dan perampokan yang terjadi di wilayah hukum Polres Bojonegoro akhir-akhir ini, Polres Bojonegoro dan jajaran telah meningkatkan patroli dikewilayahan. Selain itu juga, pihaknya menghimbau kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan terutama saat meninggalkan rumah dan mengaktifkan kembali Pos Kamling dan menjalankan kembali ronda malam.

“Mari ciptakan situasi yang aman di lingkungan kita masing-masing. Kepada para Ulama, kami mohon doanya agar kasus-kasus yang terjadi di Bojonegoro akan segera terungkap,” katanya berharap.

Di akhir sambutanya, Kapolres berpesan kepada seluruh anggota dan Kapolsek jajaran untuk mencipatakan komunikasi yang baik dengan TNI dan Pemerintah setempat atau sinergi 3 (tiga) pilar.

“Pada kesempatan yang baik ini, kami memperkenalkan program Kapolri Jenderal M. Tito Karnavian yaitu Promoter (Profesional, modern dan terercaya). Kami juga memperkenalkan program aplikasi android yang dimiliki oleh Polres Bojonegoro sebagai inovasi dalam melayani masyarakat yaitu Crime Alarm System (CAS). Dimana, masyarakat bisa melaporkan kejadian kriminal yang dialaminya atau disekitarnya, tana harus datang ke Polsek terdekat atau ke Polres, tapi cukup lapor melalui android dengan aplikasi CAS,” kata Mas Wahyu SB, menjlentrehkan.

Tampak hadir dalam acara tersebut, Ketua DPRD Bojonegoro Hj Mitro’atin, Pejabat utama Polres Bojonegoro, Kapolsek Jajaran Se-Polres Bojonegoro, Seluruh Dai Kamtibmas Se-Kabupaten Bojonegoro, Forpimka Malo, Rombongan Al-Muqtashidah Legend Ponpes Langitan Tuban, para Wali Santri, Kades Kemiri beserta Perangkat Desa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat Desa Kemiri, serta undangan lainnya. **(Yan/Red).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More