Di Bojonegoro, Ratusan Warga Demo Tolak Munculnya PKI

0 114

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Ratusan massa turun ke jalan. Mereka melakukan demo dengan agenda menolak munculnya kembali di wilayah Bojonegoro dan di Negara Kesatuan Indonesia (NKRI), Kamis (19/5/2016).

Massa bergerak menuju ke Gedung DPRD Bojonegoro dan berorasi di halaman gedung wakil rakyat itu. Massa ditemui 2 (dua) anggota DPRD Bojonegoro yakni, Anam warsito dan Donny Bayu Setyawan. Mereka menyatakan sepakat dengan apa yang telah dilakukan oleh warga Bojonegoro yang datang dengan aksi menolak tegas, munculnya paham komunis di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Para peserta aksi secara bergantian melakukan orasi, di halaman Gedung rakyat itu. Mereka mengingatkan kembali kepada warga Bojonegoro pada kekejaman bahaya laten PKI dengan DN Aidit yang telah melakukan Gerakan G-30/S PKI yang berusaha mengguling Negara yang sah dan merubah dasar negara berupa Pancasila dan Undang-undang Dasar (UUD) 1945.

Korlap aksi Gatut Amansari, mengajak kepada para peserta demo untuk berdo’a secara bersama-sama agar Bojonegoro khususnya dan Indonesia pada umumnya, agar tak lagi ada PKI (Partai Komunis Indonesia) di Indonesia ini.

“Warga Bojonegoro secara tegas menolak paham komunis. PKI tidak boleh muncul lagi di Bojonegoro dan di NKRI karena bagi kami NKRI adalah harga mati,” kata pria yang berasal dari unsure Satkorcab Banser itu.

Dari Gedung DPRD Bojonegoro massa bergerak untuk berorasi di halaman Pemkab Bojonegoro yang berada di Jl. Mas Tumapel No.1 Bojonegoro. Usai berorasi, massa melanjutkan aksinya menuju ke Makodim 0813 Bojonegoro yang berada di Jl HOS Cokro Aminoto Bojonegoro.

Masa yang mengikuti aksi turun jalan yang terdiri dari, mahasiswa Universitas Bojonegoro (Unigoro), PD Pemuda Muhammadiyah, Satkorcab Banser, PC Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, PD Tapak Suci Putra Muhammadiyah, Margaluyu 151, PD Nasi’atul Aisiyah, PD Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Kwarda Hizbul Wathan dan Gerakan Muda FKPPI.**(Kis/Yoyon).

Leave a comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More