Dinas Damkar Bojonegoro Himbau Warga Agar Melakukan Antisipasi Kebakaran Dengan Mewaspadai Penggunaan Listrik

129

BERITA BOJONEGORO Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, menghimbau kepada masyarakat di wilayahnya agar lebih berhati-hati atau mewaspadai dalam penggunaan listrik. Pasalnya akhir-akhir ini banyak kasus kebakaran yang disebabkan akibat adanya korsleting listrik.

Hal itu seperti yang disampaikan Kabid Pemadam dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Bojonegoro Ahmad Adi Winarto kepada para awak media, Senin (17/5/2021).

Lanjut Ahmad Adi Winano, akhir-alkhir ini banyak kasus kebakaran di Kota Ledre ini yang dipicu oleh orang yang teledor dalam penggunaan aliran listrik dan gas.

“Ada sekitar 17 kejadian korsleting listrik yang memicu kebakaran akhir-akhir ini,” ujarnya.

Sementara itu, total kerugian paling banyak  yang disebabkan oleh kebakaran tersebut mencapai Rp 638 juta yaitu kebarakan rumah dan kandang sapi. Selain itu kebakaran di pasar Kepohbaru yang mencapai kerugian hingga Rp 10 miliar yang terjadi pada Februari lalu.

“Untuk bulan Mei sudah terjadi 9 peristiwa kebakaran hingga saat ini, padahal bulan-bulan sebelumnya, hingga akhir bulan hanya mencapai 6 hingga 9 peristiwa dalam sebulan,” imbuhnya.

Hal tersebut membuat petugas pemadam kebakaran harus lebih giat lagi dalam memberikan himbauan kepada masyarakat, agar mereka meminimalisir terjadinya kebakaran di wilayah Kabupaten Bojonegoro ini.

“Untuk saat ini, yang selalu kita sampaikan adalah himbauan untuk memadamkan api, setelah tak terpakai. Agar tidak menjadi penyebab terjadinya kebakaran,” kata Ahmad Adi Winarno menegaskan.

Tak hanya itu, pihaknya untuk menugaskan kepada para petugas pemadam kebakaran untuk selalu melakukan sosialisasi terhadap masyarakat sekitar kebakaran agar dapatnya meminimalisir terjadinya kebakaran tersebut,” pungkasnya.

**(Kis/Red).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More