Polisi Berhasil Amankan Lima Motor, dari Pelaku Curanmor Yang Tertangkap di Kudus

0 103

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Penangkapan pelaku curanmor di Kudus, Jawa tengah Selasa (10/5/2016), merupakan prestasi yang membanggakan bagi Satreskrim (Satuan Reserse Kriminal) Polres Bojonegoro. Pasaalnya, dari penangkapan itu, bisa dikembangkan dengan mendapatkan barang bukti (bb) sebanyak 4 (empat) sepeda motor dan 1 (satu) sepeda motor pretelan, serta onderdil sepeda motor dari berbagai jenis yang sudah prethelan.

Pelaku curanmor berinisial NR yang tercatat sebagai warga Desa Talok, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, ditangkap di Kudus, setelah ada laporan dari masyarakat tentang terjadinyapencurian sepeda motor dengan TKP (Tempat kejadian Perkara) di Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro dan beberapa TKP yang ada di wilayah hukum Polres Bojonegoro.

Setelah itu, Satreskrim melakukan penyelidikan dan mengembangkannya hingga ke wilayah Blora, Kudus dan sekitarnya. Akhirnya, Satreskrim Polres Bojonegoro berhasil membekuk pelaku curanmor di salah satu rumah di daerah Kudus. Pelaku yang biasa mengaku sebagai anggota TNI itu akhirnya digelandang ke Mapolres Bojonegoro untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya.

Dari tertangkapnya pelaku curanmor itu, berhasil diamankan 5 (lima) sepeda motor , yakni Supra 125 warna merah, Shogun 125 warna merah, Yamaha Beath warna hitam dengan Nopol S 6738 BJ. Dan sebuah sepeda motor yang sudah dipreteli.

Beberapa onderdil sepeda motor yang sudah dalam keadaan terpisah-pisah alias dipretheli itu diantaranya, seperti 5 (lima) buah kaca lampu depan, 8 buah keranjang variasi, 6 buah spion, plat nomor, 1 buah mesin sepeda motor, kempolan dan lain-lain.

Polisi berhasil amankan pelaku curanmor2

“Untuk 2 (dua) sepeda motor diamankan dari dalam rumah tersangka, ditengah hutan ditemukan 1 (satu) buah sepeda motor dan 2 (dua) buah sepeda motor ditemukan di penadah yang berinisial P seorang warga Blora, termasuk pretelan sepeda motor itu,” demikian disampaikan Kapolres Bojonegoro AKBP. Wahyu Sri Bintoro, yang didampingi Kassubag Humas Polres Bojonegoro AKP Suyono, di halaman Mapolres Bojonegoro, Senin (16/5/2016).

Ditambahkan, setelah ditangkapnya pelaku curanmor NR akhirnya dikembangkan penyelidikanya hingga berhasil menangkap penadahnya yaitu pria berinisial P yang diketahui warga wilayah Kudus, Jawa tengah. Sehingga ada 2 (dua) tersangka dalam curanmor itu, yakni MR sebagai pelaku dan P sebagai penadahnya.

Pencurian yang dilakukan MR diakui, di Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, di Desa Katur Kecamatan Gayam, di Desa Kembangan, Kecamatan Kasiman dan di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, yang semuanya masuk wilayah hukum Polres Bojonegoro.

 

Kelima sepeda motor yang dicuri itu, oleh tersangka semuanya dicuri dari pinggir sawah yang ditinggal pemiliknya yang sedang bekerja di sawah. Pelaku terhitung sangat lihai karena dalam hitungan detik sudah bisa mengunci sepeda motor curianya itu dengan kunci T. Setelah berhasil dicuri, sepeda motor dijual dengan cara dijagal alias dipretheli karena semua onderdil dijual terpisah atau per biji. Hal itu untuk menghindari deteksi dari Polisi.

“Kami menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati saat meninggalkan kendaraanya saat ditinggal kerja. Jangan sampai kunci tertinggal di motor, kalau perlu dikasih kunci ganda dan tempatkan di lokasi yang aman. Bahkan, saat sepeda motor di ndalam rumah pun, tetap harus dikunci. Agar aman dan tidak hilang,” kata Kapolres Bojonegoro AKBP. Wahyu Sri Bintoro bersama Kasatreskrim AKp Sujarwanto.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, pelaku curanmor diancam dengan pasal 303 KUHP dengan ancaman kurungan 7 (tujuh) tahun dan penadah diancam dengan pasal 480 KUHP dengan ancaman 5 (lima) tahun penjara. **(Kis/Luh).

Leave a comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More