Jalan Poros Purwosari – Ngambon, 50 Persen Lebih Kondisinya Rusak Berat

0 198

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Kerusakan jalan-jalan masih terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Termasuk, di Jalan Poros Kecamatan Purwosari – Ngambon itu, yang diprediksi mengalami kerusakan 50 persen lebih dari panjang jalan 17 kilo meter itu.

Jalan aspal yang rusak mulai dari Jembatan Purwosari hingg Desa Pojok, telah dilakukan pemeliharaan jalan dengan cara tambal sulam. Tapi lepas dari Desa Pojok menuju ke Sedah Kidul hingga Punggur juga mengalami kerusakan dengan banyaknya jalan berlubang. Lepas dari Punggur, ada jalan rabat beton dengan panjang sekitar 1 kilo meter.

Namun, setelah masuk Desa Tlatah hingga ke Desa Ngrejeng jalannya juga mengalami rusak berat. Termasuk hingga ke Desa Pelem yang masih berada di wilayah Kecamatan Purwosari, juga mengalami rusak berat dengan banyaknya lubang ‘maut’ yang membahayakan para pengguna jalan. Selain itu, jalan di poros kecamatan yang melintasi Dolokgede Kecamatan Tambakrejo juga mengalami rusak berat dan ringan. Di desa kelahiran Mensegneg Pratikno itu, terdapat jalan rabat beton sekitar 1 kilo meter, baru selesai dibangun tahun lalu.

Jalan Poros Purwosari - Ngambon, 50 Persen Lebih Kondisinya Rusak Berat 1
Kondisi jalan rusak di Jalan Poros Kecamatan Purwosari – Ngambon, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur.

Salah seorang tokoh masyarakat Desa Dolokgede Sarwono (41) mengeluhkan adanya jalan yang kondisinya rusak berat dan tak segera dibangun oleh pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro itu. Dirinya merasa prihatin dengan kerusakan jalan yang cukup parah itu.

“Setiap hari saya mengantarkan anak sekolah ke SMPN 1 Purwosari sehingga saya sangat merasakan betapa rusaknya Jalan Kabupaten antara Purwosari – Ngambon itu. Saya berharap, agar Bupati Bojonegoro Suyoto, segera mengalokasikan untuk membangun jalan kabupaten Purwosari – Ngambon itu,” tegas Sarwono, Kamis (11/5/2017).

Komentar senada juga disampaikan Yakin (50) yang tinggal di Desa Punggur, Kecamatan Purwosari, Bojonegoro. Menurutnya, Kang Yoto – sebutan Bupati Bojonegoro Suyoto – harus segera melakukan pemeliharaan jalan antara Purwosari – Ngambon karena kondisinya kerusakannya sudah cukup parah sehingga sering mengakibatkan kecelakaan.

“Jalan Purwosari – Ngambon itu, kerusakanya sudah sangat parah, jadi harus segera dibangun. Jalannya berlubang dan aspalnya sudah mengelupas sehingga jika ada hujan kondisinya cuku licin dan membahayakan dan jika suasananya panas di jalan itu berdebu dan sangat mengganggu kesehatan pengguna jalan dan warga setempat,” tegas Mantan Kepala Desa Pelem 2 periode itu, Kamis (11/5/2017).

Sementara itu, beberapa warga yang berhasil ditemui rakyatindependen.id mengatakan, jika pembangunan jalan itu masih ‘bagusan’ di wilayah Bojonegoro timur ketimbang Bojonegoro wilayah barat.

“Beberapa waktu yang lalu, saya jalan-jalan ke wilayah Bojonegoro timur. Saya lihat di Bojonegoro timur, jalan-jalan lumayan bagus ketimbang Bojonegoro barat. Bahkan, jalan cor juga cukup banyak di sana (Bojonegoro timur, maksudnya),” katanya, sambil minta agar namanya tak dipublikasikan. **(Kis/Yan).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More