CAS Disosialisasikan Oleh Kapolres Bojonegoro, di Bank Mandiri Cabang Bojonegoro

0 92

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Aplikasi pelaporan berbasis Teknologi Informasi (TI) milik Polres Bojonegoro CAS (Crime Alarm System) sudah mulai dimanfaatkan oleh masyarakat di wilayah hukum Polres Bojonegoro, untuk menyampaikan pelaporan cukup melalui android yang digenggamnya tanpa harus bersusah payah datang ke Polsek terdekat ataupun ke Polres Bojonegoro.

Setelah di launching oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Mapolres Sidoarjo, Kamis (1/9/2016) lalu. Kini, CAS sudah mulai dimanfaatkan oleh warga di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, untuk melaporkan tindak kriminal yang menimpanya atau yang terjadi disekelilingnya, tanpa harus bersusah payah datang menemui Polisi.

Guna makin mengotimalkan penggunaan CAS, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro,SH,SIK,M.Si, melakukan sosialisasi ke berbagai instansi dan kantor baik negeri maupun swasta. Sosialisasi yang paling terbaru adalah sosialisasi CAS kepada pimpinan serta karyawan Bank Mandiri Cabang Bojonegoro, yang dilaksanakan Selasa (9/5/2017), sekira pukul 18:30 wib.

Kepada pimpinan dan karyawan-karyawati Bank Mandiri, Kapolres memaparkan bagaimana cara mengunduh aplikasi CAS melalaui Play Store, serta cara kerja aplikasi CAS melalui handphone (HP) yang berbasis android.

CAS Disosialisasikan Oleh Kapolres Bojonegoro, di Bank Mandiri Cabang Bojonegoro 1
Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro,SH,SIK,M.Si, berfoto bersma usai melakukan sosialisasi CAS kepada pimpinan serta karyawan Bank Mandiri Cabang Bojonegoro, yang dilaksanakan Selasa (9/5/2017), sekira pukul 18:30 wib.

Dalam pemaparannya, pria yang sebelumnya menjabat Kepala Bidpropam Polda Jatim itu, mengajak keada seluruh peserta untuk mengunduh aplikasi CAS di HP android masing-masing serta mensosialisaikan kepada kerabat ataupun teman sebagai aplikasi yang dapat membantu melaporkan tentang adanya tindakan kriminal, laka lantas, bencana alam ataupun informasi yang dapat berhubungan dengan tugas-tugas pokok Polisi.

“Gunakan panik button apabila sebagai korban kejahatan atau situasi darurat,” pesan pria yang akrab disapa Mas Wahyu SB itu, Selasa (9/5/2017).

Ditambahkannya, Mas Wahyu SB juga menuturkan bahwa landasan utama terciptanya aplikasi CAS merupakan wujud dari cita-cita Kapolri Jenderal M. Tito Karnavian dalam program Promotor yaitu Polisi harus profesional, Modern dan terercaya, guna meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat yang mudah dan berbasis TI.

“Dengan diadakannya sosialisasi ini, saya berharap agar seluruh pegawai Bank Mandiri bisa menjadi Mitra Kamtibmas dalam menjaga situasi di Kabupaten Bojonegoro agar lebih aman dan kondusif,”kata Mas Wahyu SB dengan nada penuh harap. **(Kis/Har).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More