Watu Gandul, Obyek wisata baru Yang sudah Ramai Dikunjungi Warga

0 536

BOJONEGORO (Rakyat Indepnden)- Obyek Wisata Watu Gandul, tiba-tiba menjadi ramai dan dikunjugi banyak orang. Hal itu, setelah Wathu Gandul ramai menjadi perbincangan ramai di sosial media (sosmed), yang diunggah mereka yang sedang berkunjung ke Obyek Wisata Watu Gandul.

Foto-foto selfi mereka saat berada di Watu Gandul, di unggah di akun facebook (fb), hingga akhirnya banyak yang melihatnya, hingga membuat banyak orang yang merasa penasaran untuk melihatnya secara langsung. Sehingga, Wisata alam yang berada di lahan Perhutani KRPH Sukun, di BKPH Gondang itu, sudah ramai dikunjungi mulai pertengahan April yang lalu.

“Pengunjung paling ramai, baru selama tiga minggu ini. Setiap hari Sabtu dan Minggu, ada sekitar 50 hingga 100 sepeda motor dan puluhan mobil yang mengunjungi obyek Wisata Watu Gandul itu,” demikian disampaikan Ketua Karang Taruna Desa Sambongrejo Yunanto.

Didampingi salah seorang anggota Pokja Budaya Bojonegoro Dhe Uban, Yunanto menambahkan, bahwa Wathu Gandul itu merupakan batu yang sangat istimewa sebab berasal dari lahar mendingin yang keluar dari perut bumi hingga menjadi batu, seperti wujudnya yang sekarang ini.

Wathu Gandul, Ramai dikunjungi

“Batu Gandul itu merupakan batu yang berasl dari lahar yang mendingin dari dalam bumi hingga menjadi Watu Gandul seperti yang sampean lihat itu. Batu seperti ini, hanya ada 2 (dua) tempat di dunia yakni di Watu Gandul sini dan di Mexico,” tegasnya.

Kepada rakyatnesia.com Dhe Uban menjelaskan, jika pihak Dinas ESDM (Energi Sumber daya Mineral) sudah menugaskan Tim dari UPN Surabaya untuk melakukan penelitian terhadap Watu Gandul.

“JIka selama 7 bulan ke depan batu itu tetap terawat dan terjaga dengan baik, maka Wathu Gandul akan memperoleh sertifikasi. Jika selama 2 tahun, kondisi wathu Gandul tetap utuh dan terawat dengan baik, maka akan ada sertifikasi dari PBB dan diakui oleh dunia,” ujar Dhe Uban.

Sementara itu, Kepala Desa Sambongrejo Eko Prasetyono kepada rakyatnesia.com mengatakan, pihaknya bertekad untuk menjadikan Watu Gandul menjadi destinasi Obyek wisata baru di Bojonegoro.

“Untuk mensukseskan Obyek Wisata Watu Gandul, pihak Pemerintah desa (Pemdes) Sambongrejo sudah membentuk Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) yang diketuai oleh Iswahyudi dan memberdayakan Karang Taruna Desa Sambongrejo untuk bersama-sama menggarap Obyek Wisata Watu Gandul,” tegasnya.

Ditambahkannya, agar wisatawan mau berkunjung ke Watu Gandul, di lokasi tersebut tidak ada biaya karcis masuk alias gratis. Untuk biaya operasional dan perawatan Watu Gandul, diambilkan dari uang parkir yang dikelola oleh Karang Taruna yang berada di pintu masuk menuju lokasi obyek wisata Watu Gandul itu.

Dia mengaku, semua biaya untuk kegiatan Obyek wisata Watu Gandul berasal dari Pemdes Sambongrejo. Karena belum ada bantuan dari Pemerintah.

“Kepala Dinas Kebudayaan dan pariwisata Bojonegoro Amir Sahid bersama stafnya Enggar Rini beberapa hari yang lalu sudah mendatangi Watu Gandul untuk melakukan pendataan dan perencanaan pembangunan obyek wisata Watu Gandul itu,” terang Kades Sambongrejo Eko Parsetyono serius.

Beberapa pengunjung yang berhasil ditemui rakyatnesia.com menyatakan kekagumanya saat menyaksikan Watu Gandul. Mereka berdecak kagum saat melihat batu besar yang disebut Watu Gandul itu.

Sebuah batu besar yang berada di atas Pegunungan Kendeng selatan, dengan keindahan pemandangan alam di sekelilingnya. Sungguh, suatu keajaiban alam yang menunjukan betapa Kukuasaan Tuhan, yang telah menciptkan alam seisinya itu. **(Kis/Yus).

Leave a comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More