Selamat bulan puasa
Berita Jawa Timur

Lebaran 2022 Di Lamongan Harga Ikan Tambak Terpantau Terus Naik

Berita Lamongan – Sampai dengan 3 hari setelah Idul Fitri 1443 Hijriah, hampir harga semua jenis ikan budidaya tambak di Lamongan naik tinggi. Jenis Udang Vanamei pun menyentuh angka Rp 70 ribu perkilo nya di pasar ikan Lamongan.

Para petambak kini tersenyum gembira di saat menjelang panen raya untuk persiapan tanam padi, harga ikan tambak merangkak cukup tinggi.

Padahal pasokan ikan di Pasar Ikan cukup melimpah. Ternyata melimpahnya pasokan ikan itu dibarengi dengan melimpahnya harga untuk semua jenis ikan budidaya tambak.

“Harganya naik, bagus. Kalau kemarin (H+2) tidak banyak yang petani tambak yang panen. Tapi hari ini banyak yang panen, harganya juga tinggi. Alhamdulillah,” ungkap salah seorang pedagang ikan, Ayu kepada Surya.co.id (Tribunjatim. Network), Kamis (5/5/2022).

Baca Juga  Kapolres Lamongan Terapkan Rekayasa Lantas dan Dipantau Melalui Drone

Diakui, harga tinggi itu berlaku untuk semua jenis ikan, bandeng, sombro, mujaer, bader (putihan) dan udang vanamei.

Untuk harga ikan bandeng tembus diharga Rp 22 ribu perkilo hingga Rp 30 ribu perkilo. Mujaer Rp 22 ribu – Rp 23 ribu perkilo.

Sedang bader (putihan) antara Rp 10 ribu perkilo hingga Rp 12 ribu perkilo, sombro Rp 13 ribu perkilogram. “Mujaer termasuk harganya yang mahal,” kata Ayu.

Sementara harga udang vanamei terendah Rp 40 ribu hingga Rp 50 ribu perkilo. ” Tertinggi Rp 70 ribu perkilo, untuk cek 60 ekor (satu kilo isi 60 ekor vanamei,” kata Muhammad pedagang ikan lainnya.

Para petambak dan pedagang berharap harga tinggi ini akan bertahan hingga masa panen raya. Untuk persiapan biaya tanam padi masuk musim kemarau.

Diperkirakan pada bulan Juni nanti, petambak akan beralih untuk tanam padi. Berarti dalam kurun waktu Mei ini para petambak harus melalukan panen raya untuk persiapan pembuatan pesemaian.

“Mugo-mugo, saat panen raya nanti harga akan bertahan mahal,” katanya. Para petambak berharap hancurnya harga ikan pada setahun lalu (saat panen raya) tidak akan terulang di tahun ini.

Pihak pabrikan juga harus mempertimbangkan harga yang layak untuk memberikan kemudahan bagi petambak mendapat untung dalam pengelolaan budidaya ikan tambak.

Sementara para pengepul juga berpihak pada petani tambak.

Klik Baca Lebih Lanjut

moch akbar fitrianto

Adalah Seorang penulis berita Teknologi dan juga Olahraga Khususnya Sepak bola dan MotoGP
Back to top button