Profil Band Deadsquad, Death Metal Dengan Rasa Unik

259

Profil Band – Nama Band Deadsquad sekali lagi melambung setelah beberapa waktu lalu melakukan dued dengan musisi Wanita Isyana Saraswati. Duet ini membuat para fans metal terkagum, dan fans musik mainstream pun kaget dengan duet tak terduga tersebut.

Namun Tahukah Kalian Profil Deadsquad atau sejarah dari terbentuknya Deadsquad band death metal ini, kalau belum mari kita sedikit ulas dimari gaes.

Sejarah deadsquad

DeadSquad adalah grup musik death metal yang berasal dari Jakarta, digagas sejak 2006 oleh Stevie Item (Step Forward), Ricky Siahaan (Seringai), Bonny (Tengkorak) dan Andyan Gorust (Siksakubur) sebagai Project Band. Dimana pada awal pembentukannya hanya untuk tribute membawakan lagu-lagu Metal seperti Slayer, Anthrax dan Sepultura. Hingga saat ini DeadSquad telah bermetamorfosis dan terbukti tidak hanya sekedar Band Project tetapi menjadi salah satu supergrup terbaik yang eksistensinya berpengaruh besar di blantika musik metal tanah air[1].

Baca Juga  Profil Dan Biodata Coki Pardede Yang Baru Saja kena Kasus Narkoba

DeadSquad saat ini di gawangi oleh Stevie Item (Gitar), Daniel Mardhany (Vokal), Anak Agung Gde (Bass), Karis (Gitar) dan Alvin (Drum). Musikalitasnya banyak dipengaruhi oleh “Necrophagist”, “Visceral Bleeding”, “Spawn of Possession”, “The Black Dahlia Murder”, “Malevolent Creation”, “Cannibal Corpse”, “Disavowed”, “Decrepit Birth”, dan “Nile”[2]. DeadSquad memiliki fanbase yang dikenal dengan “PasukanMati” yakni komunitas metalhead penggila musik metal yang loyal terhadap Band ini.

Pada awal pembentukannya, sekitar bulan Februari 2006 Stevie bersama dengan Ricky dan Bonny ingin membentuk Band untuk membawakan tribut lagu-lagu Metal dengan mengajak Andyan Gorust yang kebetulan pada saat itu baru mengundurkan diri dari Siksakubur hingga akhirnya terbentuk formasi perdana Band Project ini.

Setelah jamming bersama beberapa saat kemudian karena kesibukannya diluar Grup, Ricky memutuskan untuk mundur yang kemudian di gantikan oleh Prisa (Zala) bulan Juni 2006. Atas kesepakatan bersama, tanggal 29 Agustus 2006 akhirnya Band ini resmi bernama “DeadSquad”[1]. Perjalanan terus berlanjut ke pencarian vokalis hingga akhirnya Babal (Alexander) bergabung bulan Oktober 2006. Formasi ini bertahan hingga rilis album demo bertajuk “Horror Vision Promo 2008” dimana seiring dengan perkembangan perjalanannya, sebelum membuat album studio, konsep musikalitasnya berubah menjadi lebih ekstrim sehingga bulan November 2007.

Baca Juga  Profil Dan Biodata Coki Pardede Yang Baru Saja kena Kasus Narkoba

Prisa memutuskan untuk mundur, sementara DeadSquad terus berjalan dengan format Gitar tunggal sambil mencari gitaris melalui jamming dengan beberapa gitaris lewat acara atau ‘gigs’ satu hingga ‘gigs’ yang lain sampai menemukan sosok gitaris yang mumpuni, yakni Coki untuk mengisi kekosongan posisi yang ditinggalkan Prisa pada bulan Oktober 2008. Disaat yang bersamaan, Babal juga memutuskan untuk mundur dari grup hingga posisinya digantikan oleh Daniel (Abolish Conception)[1] melalui proses audisi, sehingga lineup-nya menjadi Stevie (Gitar), Andyan Gorust (Drum), Bonny (Bass), Coki (Gitar) dan Daniel (Vokal).

Diskografi Deadsquad

Demo, EP album, Single and Split Album

TahunSingle/EP/Demo
2008Horror Vision Promo 2008Label: IndependentFormat: 
2016Pragmatis Sintetis (single)Format: 
2018Blessphemy (single).Label: IndependentFormat: 
20183593 Miles of Everloud Musik! (split)Label: Blackandje RecordsFormat: 
Baca Juga  Profil Dan Biodata Coki Pardede Yang Baru Saja kena Kasus Narkoba

Studio albums

TahunAlbum
2009Horror VisionLabel: Rottrevore RecordsFormat: CD
2013ProfanatikLabel: Armstretch RecordsFormat: CD
2016TyranationLabel: M8 RecordsFormat: CD

Pasukan Sebutan Fans Deadsquad

PasukanMati adalah sebutan bagi fanbase DeadSquad yang tersebar di kota-kota diseluruh penjuru Tanah Air. Loyalitas mereka tak diragukan lagi, seperti menggerus pesakitan kala penampilan sang idolanya berlangsung dari atas panggung. Penuh kemurkaan dan lahar, disebarkan oleh idolanya lewat lirik-lirik lagunya. Para metalhead dalam komunitas “PasukanMati” dikelola melalui media sosial sebagai bentuk komunikasi dan sarana penjualan merchandise resmi “DeadSquad”. Salah satu bentuk kejutan bagi “Pasukan Mati”, DeadSquad merilis album split bertajuk “3593 Miles of Everloud Musik!” bersama dengan band eksperimental asal Jepang “The Kandarivas”. “Pasukan Mati” juga dijadikan sebagai lagu pembuka dalam album “Horror Vision”. Komunitas metalhead ini juga memiliki logo atau insignia sendiri sesuai dengan daerah asal masing-masing yang akan mempersatukan mereka dalam setiap penampilan panggung DeadSquad.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More