Penyekatan 3 Titik di Kabupaten Bojonegoro. Kendaraan Dari Luar Daerah Harus Menunjukkan Hasil Rapid Test Antigen

267

BERITA BOJONEGORO (RAKYATNESIA.COM) – Penyekatan di 3 (tiga) titik di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, sudah berjalan selama 2 (dua) hari. Dimana, ketiga lokasi tersebut dijaga ketat oleh petugas.

Di tiga titik itu, jika ada kendaraan bernomor polisi (nopol) luar daerah yang hendak masuk ke wilayah Kabupaten Bojonegoro, mereka diminta menunjukkan surat identitas dan surat hasil rapid test antigen. Hal itu seperti yang dilakukan, Kamis, (28/4/2021).

Kegiatan penyekatan itu dilaksanakan setelah dikeluarkannya Adendum Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang peniadaan mudik Hari Raya Idulfitri 1442 H dan upaya pengedalian penyebaran Covid-19 selama Bulan Ramadan 1442 H hingga Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

Penyekatan 3 titik tersebut, merupakan pintu masuk ke Bumi Angling Dharma ini, yakni, Wilayah pintu masuk Kecamatan Gondang dari arah Nganjuk, Kecamatan Margomulyo dari arah Ngawi, dan Kecamatan Padangan dari Cepu, Kabupaten Blora.

“Untuk melewati 3 titik wilayah tersebut, bagi kendaraan bernopol luar daerah dari arah menuju Kabupaten Bojonegoro diminta menunjukkan surat identitas dan surat hasil rapid test antigen,” demikian seperti yang disampaikan Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro Whenny Dyah Prajanti.

Lanjut Whenny Dyah Prajanti, Di sana (tiga titik) sudah ada petugas kesehatan yang bertugas di setiap titik penyekatan. Pengendara yang sudah bisa menunjukkan hasil rapid tes negatif dipersilakan melanjutkan perjalanan kembali masuk atau melintasi Kabupaten Bojonegoro ini.

Masih menurut Wenny, pihaknya juga menjelaskan, di sana juga dilakukan cek suhu menggunakan thermogun. Apabila suhu diatas 38 C, petugas kesehatan akan melakukan rapid. Jika hasil rapid reaktif maka pemudik akan diarahkan isolasi mandiri dan melaporkan diri ke puskesmas wilayah terdekat.

“Sementara selama dua hari penyekatan, Whenny mengungkapkan belum ditemukan pemudik yang reaktif,” ungkapnya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro juga turut melakukan penyemprotan disinfektan bagi pemudik yang lewat maupun tempat atau lokasi penyekatan.

“Mulai kemarin hingga waktu yang ditentukan, BPBD bersama Kodim 0813, Satpol PP, Nakes, Polres, dan Dishub mulai mengoperasikan penyekatan di tiga titik Bojonegoro,” kata Kabid Kasi Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Bojonegoro Agus Purnomo menjlentrehkan.

**(Kis/Red).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More