Safari Ramadhan di Kedungsari, Temayang, Bupati Bojonegoro Himbau Agar Masyarakat Mentaati Larangan Mudik

75

BERITA BOJONEGORO (RAKYATNESIA.COM) – Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah beserta rombongan melakukan Safari Ramadhan 1442 H, sekaligus Berbuka puasa bersama (Bukber), di Masjid Jami’ Al Amin, Desa Kedungsari, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jum’at (23/4/2021) sore.

Dalam acara tersebut, Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanag berkenan menyerahkan 50 paket sembako untuk kaum duafa dalam Safari Ramadhan ke-7 itu.

Selain Bupati Bojonegoro, hadir Kepala Bagian (Kabag) Sumber Daya (Sumda) Polres Bojonegoro, Forkopimca, serta warga. Setempat.

Dalam sambutannya, Kabag Sumda Polres Bojonegoro AKP Roro Sri Harwati menyampaikan larangan mudik, yang dimulai sejak tanggal 22 April hingga tanggal 24 Mei 2021.

Lanjut AKP Roro Sri Harwati, bahwa larangan mudik tersebut, sesuai dengan Surat Edaran (SE) Addendum Satuan Tugas Penanganan Covid 19 (Satgas Covid-19) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idulfitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Selama Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah menyebutkan menambah peniadaan mudik yang awalnya 6 Mei – 17 Mei 2021 menjadi 22 April – 24 Mei 2021.

“Tolong, informasi ini agar disampaikan kepada anak cucu dan keluarganya. Mereka yang berada di luar provinsi, tidak boleh mudik. Karena hal itu untuk melakukan pencegahan agar Covid-19 tidak berkembang,” imbaunya.

Masih menurut Bu Roro, pihaknya  juga mengajak para warga untuk sama-sama memerangi Covid 19. Dengan cara mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Kunci memerangi Covid 19 adalah disiplin agar nanti bisa beraktivitas normal kembali.

Sementara itu Bupati Bojonegoro dalam kata sambutanya juga turut mengingatkan warga agar patuh pada anjuran pemerintah.

“Kesehatan mahal harganya dan karunia dari Allah SWT, sehingga badan sehat itu sangatlah berharga. Allah SWT mengajarkan kita untuk bersyukur. Udara yang dihirup gratis, jadi kita bersama-sama untuk memerangi Covid 19,” kata Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menegaskan.

Bupati perempuan pertama di Bojonegoro itu juga mengatakan bahwa Covid 19 di Bojonegoro sudah mulai turun. Namun, kewaspadaan tetap tidak boleh longgar karena imun seseorang bisa saja lemah. Untuk itu, tarawih tetap harus dilakukan sesuai protokol kesehatan.

**(Yan/Red).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More