Persija Akui PSM Lawan Berat

13

Pelatih dan pemain Persija Jakarta sepakat pertandingan melawan PSM Makassar pada leg pertama semifinal Piala Menpora 2021, Kamis (15/4) adalah laga yang berat.

Sudirman yang kini menjadi juru latih Macan Kemayoran menilai kubu lawan yang diarsiteki Syamsuddin Batolla bermain dengan militan sehingga menyulitkan Marko Simic dan kawan-kawan mencetak gol dalam pertandingan yang berakhir imbang tanpa gol.

“Pertandingan malam ini adalah pertandingan yang sangat berat. Kedua tim berusaha memenangkan pertandingan, kedua tim bermain terbuka. Kita punya peluang, mereka juga punya peluang.”

Baca Juga: Persija Gagal Bungkam PSM

“Saya pikir hasil seri adalah hasil yang sangat adil dalam pertandingan malam ini, karena kita sama-sama punya peluang dan sama-sama ingin memenangkan pertandingan, sama-sama bermain dengan tensi yang tinggi,” jelas Sudirman.

Mantan bek Timnas Indonesia di era 90-an itu juga menyesalkan kegagalan penyelesaian akhir anak asuhnya ketika sudah bisa melewati pertahanan PSM yang bermain dengan solid.

“Mereka tidak memberi ruang pada pemain kita untuk bisa menciptakan ruang atau peluang di kotak penalti. Meskipun ada peluang tapi tidak bisa dikonversikan, mudah2an di leg kedua nanti hal itu bisa konversi menjadi gol,” ucap Sudirman.

Riko Simanjuntak yang baru dimainkan pada babak kedua juga mengakui pertahanan kokoh PSM. Kendati laga berakhir imbang, mantan pemain Semen Padang itu yakin Persija bisa melaju ke final.

Baca Juga: Seri! Antara Persija dengan PSM Pada Semifinal Piala Menpora 2021

“Betul yang coach bilang, hari ini pertandingan sangat berat. Selain hujan hari ini yang sangat deras, kita tahu pertahanan PSM Makassar sangat kuat hari ini. Itu yang membuat kita kerepotan. Kita punya peluang tapi belum bisa kita konversi jadi gol,” ujarnya.

“Untuk pertandingan berikunya, itu yang jadi PR [Pekerjaan Rumah] kita. Dan yang penting masih ada leg kedua, itu yang harus pikirkan. Yang ini kita lupakan, kita fokus di pertandingan kedua karena percaya kita mau ke final,” tukasnya.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More