Calon Kades Terpilih Sumberagung, Payaman, Luwihaji dan Tanggungan, Kecamatan Ngraho, Dilantik Oleh Bupati Bojonegoro Melalui Video Conference

54

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN) – Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah kembali melantik 109 Calon Kepala desa terpilih hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang III Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, yang telah digelar tanggal 19 Februari 2020 lalu.

Sebanyak 109 Kepala Desa terpilih dari 22 Kecamatan di Kabupaten Bojonegoro itu, hanya 2 kades secara simbolis yang dilantik oleh Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah dari Comand Center Gedung Pusat Informasi Publik (PIP) Jalan AKBP M Soeroko, Lingkup Kantor Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Senin (6/4/2020).

Ada 107 calon Kepala desa terpilih mengikuti prosesi sakral tersebut dari pendopo kecamatan masing-masing, seperti halnya dengan pelantikan tahap I yang dilakukan hari Rabu tanggal 1 April 2020 lalu.

Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah yang dipimpin oleh Bupati Bojonegoro tersebut dilangsungkan melalui video conference, hal itu bertujuan untuk melakukan antisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19) di wilayah Kabupaten Bojonegoro ini.

Salah satunya adalah, Pelantikan 4 (Empat) Calon Kades Terpilih di wilayah Kecamatan Ngraho, yakni, Kades Luwihaji, Kades Sumberagung, Kades Tanggungan dan Kades Payaman. Keempatnya dilantik melalui Video Conference oleh Bupati Bojonegoro, Senin (6/4/2020) sekira pukul 12:00 WIB.

4 Calon Kades terpilih Kecamatan Ngraho, yang diambil sumpahnya, yakni, Kades Luwihaji Muntohar, Kades terpilih Desa Sumberagung Rasid , Kades terpilih Desa Tanggungan Saedan dan Kades terpilih Desa Payaman Sopyan.

Calon Kades Terpilih Sumberagung, Payaman, Luwihaji dan Tanggungan, Kecamatan Ngraho, Dilantik Oleh Bupati Bojonegoro Melalui Video Conference 1
Pelantikan 4 (Empat) Calon Kades Terpilih di wilayah Kecamatan Ngraho, yakni, Kades Luwihaji, Kades Sumberagung, Kades Tanggungan dan Kades Payaman yang dilantik oleh Bupati Bojonegoro melalui Video Conference, di Kantor Kecamatan Ngraho, Bojonegoro, Senin (6/4/2020) siang.

Keempat dilantik melalui Video Conference di Kantor Kecamatan Ngraho, dengan didampingi Camat Ngraho Saifurrohim, Kapolsek Ngraho AKP H Mochtarom dan Danramil Kapten Inf Jos Ari serta Petugas dari KUA Kecamatan Ngraho Karuniawan.

Dalam kata sambutanya Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu;awanah berpesan agar kepala desa yang baru dilantik agar segera bertindak cepat dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah Kabupaten dalam percepatan penanggulangan Covid-19.

Bagi desa yang telah menganggarkan belanja tak terduga dalam APBDes untuk segera menyusun rencana penggunaan anggaran dalam bentuk kegiatan kegiatan yang menunjang bagi upaya pencegahan dan penanganan Covid-19.

Sedangkan bagi desa yang telah menganggarkan akan tetapi belum mencukupi kebutuhan anggaran kegiatan agar segera dilakukan kegiatan pengangaran belanja.

“Jika ada keraguan-raguan segera konsultasi kepada DPMD dan Inspektorat Bojonegoro, nanti kita juga akan konsultasi kepada kejaksaan, Polri, BKPP ataupun BPK,” ujar Bupati Bojonegoro yang akrab disapa Bu Anna itu.

Bu Anna berpesan kepada warga masyarakat Bojonegoro agar menahan diri dan menunda kepulangan mudik ke Bojonegoro. Dengan menunda mudik merupakan upaya mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Bojonegoro.

Masih menurut Bu Anna, bagi masyarakat yang sudah terlanjur mudik atau pulang ke Bojonegoro, hendaknya dengan kesadaran sendiri dan atas dasar kemanusiaan untuk melakukan isolasi diri selama 14 hari atau sesuai dengan protokoler kesehatan yan ada.

Pihaknya menghimbau kepada Pemerintah Desa (Pemdes) agar mempersiapkan tempat isolasi kesehatan dan ruang isolasi khusus yang representative bagi warganya yang sudah kadung mudik. Agar disiapkan tempat tinggal sementara dengan sarana prasarana yang memadai dan sesuai dengan protokol kesehatan.

“Saya menghimbau agar warga Bojonegoro dapat menyampaikan kepada keluarganya yang berada di luar Bojonegoro, untuk menahan diri dan menunda kepulangan mudik ke Bojonegoro. Karena Lebih baik, tidak melakukan mudik pada tahun, karena untuk menghindari penyebaran covid-19,” ungkapnya.

Kades Sumberagung Rasid usai dilantik kepada para awak media mengatakan, bahwa dirinya sangat bersyukur sudah dilantik sehingga bisa langsung start untuk memimpin Desa Sumberagung, untuk periode 2020 – 2026.

“Saya akan merealisasikan program yang telah saya sampaikan ke warga Sumberagung saat kampanye Pilkades Februari lalu. Intinya, saya siap melayani masyarakat dan membangun desa, untuk kemajuan desa dan warganya makin sejahtera,” katanya bersemangat.

**(Yan/Red).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More