Dua Kardus Mencurigakan di Terminal Purboyo, Madiun, Dievakuasi Tim Jibom Gegana Brimob Polda Jatim

363

MADIUN (RAKYATNESIA.COM) – Sebuah kardus dan tas tak bertuan gegerkan penumpang dan petugas di Terminal Purboyo Madiun, Sabtu(3/4/2021) malam. Dua benda mencurigakan itu tergeletak di kursi ruang tunggu terminal dan menimbulkan kepanikan.

Penumpang dan petugas khawatir, benda mencurigakan itu berisi bom, sehingga membahayakan keselamatan. Untuk mengantisipasi bahaya, Petugas Keamanan dari Polres Madiun Kota dan Brimob Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jatim serta dari Tim Jibom Gegana diturunkan ke lokasi.

Proses evakuasi benda mencurigakan itu pun berlangsung dramatis. Petugas bahkan harus mensterilkan lokasi dan memasang garis polisi dengan radius aman 100 meter di sekitar lokasi.

Lebih dari 30 menit petugas dari Jibom Gegana mengidentivikasi benda mencurigakan tersebut dengan metal detektor dan x-ray. Hasilnya, benda tersebut bukan bom. Petugas juga memastikan bahwa benda yang terdapat dalam kardus saat ini masih aman.

Benda mencurigakan itu kini telah diamankan di Mapolres Madiun Kota. Namun, polisi belum memastikan pemilik  benda Kardus tersebut.

“Benda itu pertama kali ditemukan pedagang asongan pada Sabtu (3/4/2021) pagi. Namun, hingga malam hari benda masih di lokasi. Karena mencurigakan akhirnya dilaporkan petugas,” kata Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Jatim AKBP Agus Waluyo, S.I.K. yang ikut hadir memantau pengamanan dilokasi.

Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa Putu Darmawan,  menambahkan saat ini kita belum bisa memastikan apa isi karton karena masih diperiksa Tim Jibom Gegana

Eka menambahkan, pihaknya sempat membuat parameter untuk mensterilkan lokasi agar tidak ada pengunjung yang mendekat.

“Kita tadi sudah membuat parameter untuk mensterilkan lokasi tersebut. Hal ini dilakukan untuk langkah pengamanan karena pihak Jibom dari Gegana Satbrimob Polda Jawa Timur yang bertugas melakukan pengambilan barang tersebut,” tandasnya.

**(Arie/Red).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More