Lima Guru Terima Tali Asih, Saat Ulang tahun Ke-3 YA SMPP Bojonegoro

0 124

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Acara reuni dan temu kangen YA SMPP (Yayasan Alumni Sekolah Menengah pembangunan Persiapan) di gelar di Gedung Tri Dharma Jl Jaksa Agung Suprapto Bojonegoro, Satu (26/3/2016).

Ada yang menarik dalam reuni itu, dengan hadirnya 5 (lima) guru yang pernah mengajar di SMPP Bojonegoro. Lima guru yang hadir ditengah-tengah acara reuni tersebut yakni, Hendrowati, Ngadini, Suhardi, Suharjo dan Widodo. Kelima guru itu, mendapatkan tali asih alias hadiah dari para alumni yang secara simbolis diserahkan oleh Pembina YA SMPP Brigjen Wardiyono,S.IP,MM,MBA.

Lima guru terima cindera mata2

“Hadiah yang kami berikan kepada para Bpak dan Ibu guru itu, hanyalah sebuah cindera mata sebagai ungkapan terima kasih karena beliau telah mengajarkan ilmu kepada kami semua yang dulu pernah mengenyam pendidikan di SMPP Bojonegoro itu,” kata pria yang akrab disapa Mas Biyon itu.

Selain, memberikan hadiah kepada 5 (lima) guru, juga disediakan hadiah bagi para alumni yang hadir dalam acara tersebut. Disediakan bingkisan bagi yang namanya muncul dari nama-nama yang diambil dari absensi yang dikocok kayak arisan itu.

Selain itu, juga ada hadiah kejutan yang ditempatkan di masing-masing kursi undangan. Mereka yang beruntung, akan memperoleh amplop yang sudah dipasang sebelumnya oleh panitia.

“Hadian berupa amplop yang berisi uang tunai itu, merupakan sumbangan dari Bapak Brigjen Yanto Tara yang juga alumni SMPP tahun  1981,” demikian disampaikan pembawa acara Daniel Hendybert.

Berdasarkan pantauan rakyatindependen.id para alumni yang rata-rata sudah tua itu, saling kangen-kangenan, rangkul-rangkulan hingga ngobrol santai. Mereka bicara banyak tentang apa saja yang dilakukan slama ini. Sebab, yang hadir malam itu, lebih banyak alumni SMPP yang berasal dari luar kota, Jakarta dan dari Luar jawa yang menyempatkan waktunya untuk pulang kampung.

Kemudian mereka, bersama-sama menikmati makam malam sambil terus ngobrol sesama alumni itu. Banyak dari mereka yang muter-muter di dalam gedung itu untuk mencari teman-teman yang dulu sama Se-angkatan.

Sementara itu, ada yang makan malam, tapi ada juga yang ikut menyemarakkan acara reuni itu dengan  bernyanyi. Hal itu, seperti yang dilakukan oleh Brigjen Yanto Tara. Pria yang asli Jl Prajurit Abu Bojonegoro kota itu, mereka bisa ikut menyumbangkan suara emasnya sambil kangen-kangenan sesama alumni SMPP Bojonegoro itu.

“Saya pengen ikut menyemarakkan acara reuni dengan bernyanyi bersama teman-teman. Hingga saat ini, saya masih tinggal di Jakarta, tapi sebetulnya saya itu sering menyempatkan diri untuk pulang ke Bojonegoro, sehingga saya masih sering ketemu teman-teman yang ada di Bojonegoro,’ tegas pria alumni tahun 1981 itu.

Ditambahkan, seringnya dia pulang ke Bojonegoro disebabkan pengen tahu bagaimana perkembangan pembangunan yang ada di Kota Lerde itu. Ada sebuah tanggung jawab sebagai putra asli Bojonegoro, untuk ikut memikirkan dan memberikan sumbangsih terhadap kota kelahiranya itu. **(Kis/Puji)

 

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More