Diselingkuhi Sampai Hamil Teman Sepabrik, Sang Suami Pukul Si Pebinor Dengan Palu

0 358

Berita Gresik – Diselingkuhi Sampai Hamil Teman Sepabrik, Sang Suami Pukul Si Pebinor Dengan Palu, Tak hanya pelakor yang perlu diwaspadai sekarang Pebinor (perebut bini Orang) juga gak kalah membahayakan. karena bisa meruksa rumah tangga seseorang seperti yang terjadi pada keluarga Baidhowi dan istrinya Noviana Siska.

Baidhowi (28) warga Perumahan Sambong Indah Sambungdukuh, Kecamatan/Kabupaten Jombang, diamankan di Mapolsek Manyar akibat bertengkar dengan Akta Alpid Salat (32) warga Desa Tritunggal, Kecamatan Babat, Lamongan atas dugaan selingkuh dengan istrinya.

Aksi pertengkaran itu terjadi ketika Baidhowi mengetahui dugaan perselingkuhan Noviana Siska (28), istrinya dengan Akta Alpid Salat (32) di ponsel melalui pesan singkat.

Dari isi pesan singkat itu, akhirnya Baidhowi dan Noviana terjadi cekcok di tempat kos dusun Sekar Putih Desa Sukomulyo Kecamatan Manyar.

Dari cekcok itu, akhirnya jaringan komunikasi istrinya dengan Akta Alpid Salat diputus.

Sehingga Akta nekat berkunjung ke tempat kos Noviana.

Di rumah kos itu, bertemu antara Baidhowi, Akta dan Noviana.


Ketiganya sama-sama bekerja di pabrik karunia alam segar (KAS).

Dalam pertemuan itu diselesaikan dengan baik-baik yaitu Akta tidak boleh menghubungi Noviana.

Baca juga :

Bikin Resah, warga Kediri Ini Suka Nyolong Kancut Wanita Milik Warga…

Ternyata Akta Alpid Salat masih menghubungi istri Noviana.

Sehingga oleh Baidhowi, Noviana dipulangkan ke rumah orang tuanya di Jombang.

Baca Juga  Jadwal Daftar Vaksin 30 Agustus 2021 Untuk Wilayah Tuban, Gresik dan Surabaya

Kemudian, nomor ponsel Noviana diaktifkan di ponsel Baidhowi.

Setelah itu, Akta masih menghubungi Noviana.

Sehingga diterima oleh Baidhowi.

Akhirnya terjadi komunikasi.

“Inti dari komunikasi itu, bahwa orang itu (Akta Allid Salat, red) mengatakan sangat mengawatirkan istri dan anak yang ada dalam kandungan istri saya. Atas kabar itu saya langsung kaget,” kata Baidhowi di Mapolsek Manyar, Jumat (23/3/2017).

Sehingga, Kamis (22/3/2018), Baidhowi membuat janji akan mengantarkan Akta ke rumah mertua di Jombang. Namun, Akta meminta Jumat (23/3/2018) baru bisa.

Akhirnya, sebelum berangkat ke Jombang, Akta diajak mampir ke rumah kos.

Di rumah kos itulah terjadi Pertengkaran.

“Saya langsung lepas kendali. Mengambil palu di atas lemari. Saya langsung pukulkan ke kepalanya (Akta, red). Dia terus lari ke luar kos dan saya kejar terus terjadi perkelahian hingga akhirnya dilerai oleh tetangga kos,” kata Baidhowi.

Baca juga :

Guru Ngaji Bejat Cabuli 4 Santriwati Di Dukun Gresik

Akibat perkelahian itu, Akta mengalami luka parah di bagian kepala dan wajah.

Baca Juga  Polisi Tangkap Pencuri Tablet Di SMPN 1 Semading, Pelaku Ada Orang Dalam

Bahkan, pihak dr Eko Priyanto kepala IGD RS Petrokimia Gresik mengatakan bahwa pasien Akta mengalami luka cedera otak berat, patah tulang tengkorak.

“Potensi kesembuhan tujuh puluh lima persen. Lantaran juga cacat hidung, pipi kiri dan penglihatan terganggu. Dokter spesialis bedah syaraf belum ada tindakan. Menunggu perkembangan pasien sampai kondisinya stabil,” kata dr Eko melului telepon selulernya.

Sementara Polsek Manyar masih mendalami kasus itu. Antara kasus dugaan perselingkuhan dan kasus dugaan perkelahian antar keduanya. “Kita masih dalami persoalan ini. Nanti kedua pihak keluarga bakal kita mintai keterangan,” kata Kanit Reskrim Polsek Manyar Aiptu Asis.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More