Korban Heli Jatuh Di Poso Serda Karmin, Adalah Warga Randublatung, Blora

0 120

BLORA (Rakyat Independen)- Helikopter milik TNI AD yang tengah menjalankan operasi militer jatuh di Dusun Pattiro Bajo, Desa Kasiguncu, Poso, Sulawesi Tengah,  pada Minggu (20/3/2016), petang.

Akibatnya, seluruh penumpang atau 13 prajurit, termasuk pilot dan Danrem 132/Tadulako Kolonel Inf Saiful Anwar tewas.

Selain Danrem 132/ Talulako ada salah satu prajurit yang berasal dari Blora yaitu Serda Karmin yang beralamat di Desa Pilang Dukuh Karanganyar RT 02/ RW 08, Kecamatan Randublatung, Blora. Peristiwa naas itu, sontak membuat keluarga Serda Karmin kaget.

Setu ayah Serda Karmin mengaku kaget setelah mendapat kabar bahwa anaknya ikut dalam tragedi jatuhnya Helikopter milik TNI AD tersebut.

“Ya tidak menyangka sebab sebulan yang lalu, dia pulang dan lima hari yang lalu dia juga baru telfon dengan kami,” Kata Setu ayah Serda Karmin Senin (21/3/2016).

Menurutnya, dalam pihak keluarga mengetahui kabar duka ini berawal ketika istri korban memberitahu pihak keluaraga yang saat itu, istri korban kebetulan sedang berada di rumah orang tuanya yang berada di Malang, Jawa Timur.

“Kami dapat kabar dari anak menantu saya kurang lebih pukul 19.00 WIB, saya juga tidak menyangka dan tidak mengira jika peristiwa itu menimpa putra tunggal saya itu,” ujarnya

Suyanto Kepala Desa Pilang Randublatung mengaku tidak hanya pihak keluarga saja yang shock, akan tetapi meninggalnya Serda Karmin juga membuat kerabat dan tetangga pun juga ikut kaget akan kabar yang mengejutkan itu.

“Ya awalnya kaget sebab sebulan yang lalu almarhum baru saja pulang. Serda Karmin juga terkenal orang pendiam dan baik,” jelasnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf Susilo yang datang ke rumah korban mengaku ikut berbela sungkawa atas tragedi yang menimpa Serda Karmin dan sejumlah Prajurit lainnya.

“Kami dari Kodim 0721/Blora Letkol Inf Susilo,S.Sos, ikut beduka atas tragedi yang menimpa saudara Serda Karmin. Semoga diterima Allah SWT sesuai dengan amal ibadahnya. Begitu juga dengan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” katanya berharap.

Rencananya jenazah Serda Karmin dan korban jatuhnya Helikopter TNI AD lainya akan dimakamkan di tempat pemakaman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta.

“Sesuai Komando dari Panglima TNI Gatot Nurmantyo, semua jenazah akan dimakamkan di Pemakaman Kalibata Jakarta. Pihak keluarga Serda Karmin juga sudah bisa menerima dengan ikhlas atas pemakaman almarhum di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta. Mereka merasa bangga karena putranya telah gugur dalam menjalankan tugas dengan predikat pahlawan,” pungkasnya.

Perlu diketahui, meninggalnya Serda Karmin di Poso akibat mengikuti operasi Tinombala dilancarkan tim gabungan TNI dan Polri di Poso, Sulawesi Tengah sejak beberapa waktu belakangan, dengan tujuan untuk menumpas kelompok terduga teroris pimpinan Santoso.

Kelompok Santoso disebut-sebut telah menyatakan ikrar kesetiaan kepada militan yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS. Dalam operasi Tinombala, sejumlah terduga teroris ditangkap atau ditewaskan, termasuk sejumlah warga asing. **((Priyo)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More