Bocah Tenggelam di Bengawan Solo, Akhirnya Ditemukan Warga Sarirejo, Balen, Bojonegoro

0 130

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Davin Aditya Rahman (10) yang diduga tenggelam di Bangawan Solo, Selasa (15/3/2016), akhirnya ditemukan mengapung di aliran Sungai Bengawan Solo, tepatnya di pekarangan milik Tarmuji warga RT.001/RW.001, Desa Sarirejo, Kecamatan Balen, Bojonegoro, Rabu (16/3/2016) pukul 06.30 WIB.

Mayat  ditemukan oleh Jumani (55) salah seorang warga Sarirejo yang mau berangkat bekerja sebagai penambang pasir manual. Saat mengetahui ada mayat yang mengapung, kemudian dia berupaya “menepikan” mayat yang berada di lahan Tarmuji. Karena lokasi agak sulit sehingga mayat diangkat dari atas pekarangan milik Kasudi yang letaknya juga bersebelahan dengan pekarangan milik Tarmuji itu. Setelah itu, mayat dibawa ke RSUD Sososdoro Djati Koesoemo Bojonegoro untuk dilakukan visum.

Penemuan mayat yang menggegerkan warga di tepian Bengawan Solo itu, berawal dari seorang saksi mata Jumani. Begitu mengetahui dan berhasil menepikan mayat bocah yang diketahui bernama Davin Aditya Rahman (10) itu, akhirnya dia melaporkan perihal penemuan mayat itu kepada perangkat desa setempat.

Bocah tenggelam di bengawan solo, akhirnya_censored

“Perangkat desa mendapat laporan dari Jumani, selanjutnya melaporkan hal itu kepada Babinkamtibmas Sarirejo yang diteruskan ke Polsek Sumberrejo dan ke Polres Bojonegoro. Setelah mendapat laporan itu, Polres menyampaikan hal itu kepada Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Bojonegoro yang selanjutnya melakukan evakuasi terhadap mayat ke lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) atau lokai penemuan di Desa Sarirejo, Balen itu,” demikian didsampaikan Kepala pelaksana BPBD Bojonegoro melalui Kasi Kesiapsiagaan bencana Sukirno, Rabu (16/3/2016).

Masih menurut Mas Kirno (demikian Kasi Kesiapsiagaan bencana Sukirno, biasa disapa), bahwa mayat yang ditemukan itu, dipastikan adalah mayat Davin Aditya Rahman (10) yang tenggelam di Bengawan Solo yang ada di utara Pasar Kota Bojonegoro. Hal itu, setelah dibantu identifikasi dari Kepolisian dan Dinas Kesehatan setempat. Diketahui Davin seorang bocah yang tinggal di Perumda Blok E Nomor 18, Kelurahan Sumbang, Bojonegoro.

Ditambahkan, seperti yang diberitakan rakyatindependen.id Selasa (15/3/2016), Davin Aditya Rahman (10) berjalan tanpa alas kaki menuju ke Gang Bombay Kelurahan Ledok Wetan, Bojonegoro, dengan menggunakan kaos pendek warna hijau dan juga memakai celana pendek warna krem. Menurut saksi mata Diah, Davin terus berjalan hingga terjebur di Bengawan Solo.

“Tim SAR dari BPBD Bojonegoro, sejak siang hingga sore tidak berhasil menemukan mayat Davin Aditya Rahman (10), dan pencarian dihentikan. Ternyata, tadi pagi Rabu (16/3/2016) tepatnya pukul 06.30 WIB, mayat bocah yang masih duduk di bangku Klas 3 SD itu ditemukan dalam keadaan sudah tak bernyawa lagi. Kami sudah melakukan evakuasi dengan menjemput mayat Davin dan langsung kita kirim ke RSUD Sosrodoro Djati Koesoemo untuk dilakukan visum lebih lanjut,” kata Sukirno menegaskan.

Padahal, pihak BPBD Bojonegoro sudah mengandakan hari rabu (16/3/2016), akan dilakukan pencarian kembali dengan melibatkan Tim SAR dari Basarnas. “Pihak BPBD Bojonegoro, merasa lega dan tidak melanjutkan pencarian karena mayat sudah berhasil ditemukan warga,” pungkasnya.

Sementara itu, dari hasil otopsi tidak ditemukan adanya tanda- tanda penganiayaan. Korban murni tewas akibat tenggelam di Sungai Bengawan Solo. **(Luh)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More