Dinkes Lamongan, Gelar Imunisasi Polio di 1.915 Pos di Seluruh Desa/Kelurahan di Seluruh Lamongan

0 65

LAMONGAN (Rakyat Independen)- Dari 474 desa dan kelurahan, baru 189 desa dan kelurahan diantaranya yang dinyatakan sudah berstatus Open Defecation Free (ODF) atau Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di Kabupaten Lamongan.

“Saya ingin di masa pemerintahan periode kedua ini Lamongan bisa bersatus ODF atau Bebas Buang Air Sembarangan, BABS. Karena sampai saat ini, baru 189 desa dan kelurahan yang berstatus BABS. Sehingga masih ada 285 desa yang belum bebas BABS, “ demikian disampaikan Bupati Lamongan H. Fadeli saat pencanangan Pekan Imunisasi Naisonal (PIN) Polio di Pendopo Kecamatan Kembangbahu, Kamis (10/3/2016).

Dia meminta ada strategi dan konsep yang terstruktur, baik target serta programnya untuk menuntaskan tujuan Lamongan bebas BABS.

“Strateginya harus terstruktur. Jangan cari gampanganya, misalnya hanya dengan memberikan uang ke warga. Sehingga di periode kedua ini saya ingin menghadiri acara Lamongan bebas BABS, “ pesan dia.

Selain terkait ODF, dia juga meminta untuk Dinas Kesehatan melanjutkan kinerja yang sudah cukup bagus di bidang kesehatan. Seperti Angka Kematian Ibu di Lamongan yang tercatat sebesar 74,23 per 100 ribu kelahiran, sudah diatas angka Jawa Timur yang 89,6 per kelahiran.

Sementara Angka Kematian Bayi di Kabupaten Lamongan yang sebesar 6,22 per 100 ribu kelahiran hidup, juga di bawah angka Jawa timur yang sebesar 8,7 per 100 ribu kelahiran hidup.

“Kepada ibu-ibu yang memiliki bayi usia 0 hingga 59 bulan agar tetap membawa anaknya ke Pos PIN untuk diimunisasi polio. Meski sebelumnya sudah menerima imunisasi lainnya, seperti campak dan DPT di Puskesmas maupun rumah sakit, “ pungkasnya.

Sementara itu, menurut Kepala Dinas Kesehatan Lamongan Fida Nuraida, kegiatan PIN Polio di Lamongan itu bagian dari gerakan untuk mempertahankan status Indonesia yang sudah memperoleh sertifikat bebas polio dari WHO sejak Maret 2014. Pekan PIN di Lamongan akan dilaksankan di sebanyak 1.915 Pos PIN hingga 15 Maret mendatang. Sementara jumlah bayi usia 0-59 bulan yang ditargetkan menerima imunisasi gratis itu sebanyak 83.391 anak. **(Iyan).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More